Gali Freitas saat membela Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Misi besar kembali diemban Persebaya Surabaya jelang laga panas kontra Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Gali Freitas menyatakan kesiapannya membawa Green Force menundukkan Singo Edan di hadapan Bonek, sekaligus mempertahankan rekor tak tersentuh dari Arema dalam beberapa pertemuan terakhir.
Persebaya Surabaya baru saja membawa pulang satu poin dari lawatan ke markas Persik Kediri di pekan ke-12 Super League 2025/2026.
Bermain di Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (7/11/2025) malam, skor 1-1 menjadi akhir laga yang berlangsung ketat hingga peluit panjang berbunyi.
Tambahan satu poin menempatkan Persebaya Surabaya di posisi ke-9 klasemen sementara dengan koleksi 15 poin.
Situasi ini membuat pertandingan berikutnya melawan Arema menjadi sangat krusial bagi Green Force untuk kembali merangkak naik.
Laga bertajuk Derbi Jatim itu akan digelar Sabtu (22/11/2025) di GBT, kandang yang selalu menghadirkan euforia besar suporter. Tekanan besar sekaligus energi tambahan dipastikan hadir ketika ribuan Bonek memadati tribun.
Secara rekor, Persebaya Surabaya punya modal kepercayaan diri tinggi. Dalam sembilan pertemuan terakhir melawan Arema FC, Green Force tidak pernah merasakan kekalahan dengan catatan tujuh kemenangan dan dua kali imbang.
Catatan tersebut menjadi salah satu rekor membanggakan yang wajib dijaga pelatih Eduardo Perez.
Sebab rekor pertemuan derbi selalu menjadi memori emosional bagi pendukung, dan kegagalan mempertahankannya sering dianggap sebagai noda besar.
Gali Freitas menjadi salah satu pemain yang paling disorot jelang duel panas ini. Pemain sayap asal Timor Leste itu tampil berperan besar sebagai motor serangan di lini depan Persebaya Surabaya musim ini.
Saat menghadapi Persik, Gali menilai permainan kedua tim berlangsung ketat dan penuh intensitas. Ia menyebut Persebaya Surabaya telah berusaha mempertahankan keunggulan sebelum kebobolan di babak kedua.
“Pertandingan hari ini sangat menarik bagi kami. Kami tahu Persik punya potensi besar, tapi kami tetap fokus pada tim sendiri,” ucap Gali usai pertandingan.
Ia menekankan seluruh pemain tetap berusaha disiplin hingga menit terakhir. Meskipun sempat melakukan beberapa kesalahan, Gali menilai mental tim tetap terjaga.
“Kami tetap fokus, dan setelah ini kami akan berdiskusi dengan pelatih untuk persiapan pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
