PSM Makassar vs PSIM Jogja akan tersaji dalam pekan ketujuh Super League 2025/2026. (Dok: Instagram PSIM/PSM)
JawaPos.com - Duel PSM Makassar vs PSIM Jogja jadi salah satu pertandingan yang akan tersaji pada pekan ketujuh Super League 2025/2026. Laga ini terbilang menarik karena keduanya punya predikat unik, yakni tuan rumah termasuk tim jago kandang, sedangkan tim tamu sebaliknya dikenal sebagai jago tandang.
Pertarungan dua tim klasik ini akan terselenggara di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan pada Sabtu (27/9) sore. Tepatnya mulai pukul 16.30 WITA atau 15.30 WIB.
Bagi kedua tim, pertandingan ini jadi yang pertama kali setelah 17 tahun 9 bulan dan 24 hari. Ya, pertarungan PSM vs PSIM terakhir kali tersaji di Liga Indonesia 2007.
Saat itu, PSM Makassar keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0 atas PSIM Jogja saat bertanding di Stadion Mattoangin, Makassar. Setelahnya, kedua tim tak pernah bentrok lagi karena Laskar Mataram tak kunjung kembali ke kompetisi kasta tertinggi hingga musim 2025/2026.
Selain sudah lama tak bertemu, pertandingan ini kian menarik karena data mencatat, PSM Makassar sebagai tuan rumah punya modal yang sangat mentereng. Yakni tak terkalahkan di kandang selama lima bulan terakhir.
Mengutip data I.League, terakhir kali PSM Makassar tumbang di hadapan pendukungnya sendiri adalah pada 25 April 2025. Kala itu, Bali United yang mampu menaklukkan Juku Eja 0-1.
Setelahnya, PSM selalu dapat hasil bagus tiap di kandang. Termasuk pada musim ini, di mana mereka bermain imbang 1-1 dengan Persijap Jepara dan mengalahkan Persija Jakarta (2-0).
Statistik apik PSM itu bakal diuji langsung oleh PSIM, tim promosi yang ternyata jago tandang. Meski jumlah laga dan jangka waktunya tak sepanjang Juku Eja, tapi Laskar Mataram cukup disegani.
Dalam tiga laga tandang yang sudah dijalani, PSIM Jogja selalu meraih kemenangan. Lawan-lawan yang dikalahkan tim besutan Jean-Paul van Gastel itu bahkan tidak kaleng-kaleng.
PSIM Jogja tercatat meraih tiga kemenangan tandang di Super League 2025/2026. Masing-masing atas Persebaya Surabaya (1-0) dan Malut United (2-0), yang merupakan tim empat besar musim lalu, serta Bali United (3-1) yang juga terkenal sebagai tim besar dan kandidat juara.
Deretan fakta itu membuat Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares gentar. Ia menyebut anak asuhnya tak boleh meremehkan PSIM sedikit meskipun sang tamu berstatus sebagai tim promosi.
"PSIM adalah tim bagus. Mereka juga punya hasil-hasil pertandingan yang bagus di kandang lawan. Ini akan menjadi tantangan bagi kami," kata Tavares dipetik dari situs I.League.
"Makanya saya berharap para suporter bisa memberikan atmosfer yang sama seperti saat melawan Persija. Karena para pemain butuh dukungan mereka. Saya percaya kehadiran suporter akan membuat pemain seperti memiliki tenaga ekstra," tambahnya.
Catatan 5 Laga Terakhir PSM Makassar:

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
