Pemain Timnas Mauro berebut bola dengan pemain Lebanon dalam International Friendly Match di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (8/9). Timnas ditahan imbang tamunya dengan skor (0-0). RIANA SETIAWAN/ JAWA POS
JawaPos.com - Tuntas sudah persiapan timnas Indonesia menuju putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Hal itu ditandai dengan laga FIFA Matchday melawan Lebanon pada Senin (8/9) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Pada laga itu skuad Garuda hanya bisa bermain imbang tanpa gol. Pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert menurunkan skuad yang sebagian besar berbeda dibanding FIFA Matchday pertama melawan Taiwan (6/9). Formasi baru racikan Kluivert dengan memainkan empat bek sebetulnya berjalan baik. Jay Idzes dkk mampu menguasai 81 persen ball possession dan melepaskan sembilan tendangan.
Hanya saja, dari sembilan tendangan tersebut, tidak ada satu pun yang tepat sasaran. Kiper Lebanon Mostafa Matar sama sekali tidak dibuat repot. “Secara keseluruhan, saya bangga terhadap tim ini,” kata Kluivert usai pertandingan.
Menurutnya, timnas menunjukkan dominasi tinggi dan mampu menguasai setiap lini. “Saya rasa pemain bisa beradaptasi cepat dengan gaya permainan baru. Mengeksekusinya dengan fantastis. Itu hal terpenting bagi seorang pelatih,” jelasnya.
Soal nol tembakan tepat sasaran, Kluivert menilai anak asuhnya sudah berusaha maksimal. Lawan yang tampil bertahan dengan banyak pemain di belakang membuat timnas kesulitan menembus pertahanan. “Apakah pemain dengan sengaja tidak mencetak gol? Saya rasa tidak. Kami berusaha untuk mencetak gol. Itu filosofi yang saya inginkan,” tegasnya.
Baca Juga: Dua Wajah Timnas Italia: Pasukan Gennaro Gattuso Cetak Lima Gol Lagi, tapi Bobol Empat Kali
Kapten timnas Jay Idzes mengatakan, pertandingan melawan Lebanon adalah pembelajaran penting untuk menghadapi putaran keempat. “Kami benar-benar mempersiapkan diri untuk bulan depan,” ucapnya.
Sementara itu, pelatih Lebanon Miodrag Radulovic membeberkan alasannya memakai taktik parkir bus. Baginya, strategi itu paling pas dengan kondisi tim. “Persiapan fisik kami kurang bagus karena saat ini di negara kami sedang pramusim. Jadi, saya rasa taktik ini cocok melawan Indonesia mengingat kondisi kami yang tidak fit,” jelasnya.
Hasil 6 Pertandingan Terakhir Timnas Indonesia
08/09/2025-Indonesis vs Lebanon: 0-0 (FIFA Matchday)
05/09/2025-Indonesia vs Taiwan: 6-0 (FIFA Matchday)
10/06/2025-Jepang vs Indonesia: 6-0 (Kualifikasi Piala Dunia 2026)

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
