
Gelandang Persebaya Milos Raickovic saat bertanding lawan PSIM Jogjakarta. (Media Persebaya)
JawaPos.com-Duel dua tim sakit, demikian kondisi yang cukup logis menggambarkan Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang. Dua tim itu akan saling berhadapan pada pekan kedua Indonesia Super League, Sabtu (16/8) di Stadion Indomilk Arena.
Bagaimana tidak, Persebaya dan Persita sama-sama bertekuk lutut dari lawan-lawannya pada pekan perdana Super League. Persebaya takluk dari tamunya, tim promosi PSIM Jogjakarta 0-1, dan Persita dilumat tuan rumah Persija 4-0.
Laga ini diprediksi akan menarik karena dua tim sakit ini akan mengincar kemenangan perdana pada pertandingan lusa agar tidak semakin terpuruk di papan bawah.
Jika melihat dari rekor pertemuan kedua tim, Persita tak bisa membantah fakta bahwa mereka punya catatan buruk saat menghadapi Persebaya. Dalam sejarahnya, kedua tim bertemu delapan kali dan Persita tak pernah menang!
Mengutip dari laman resmi I-League, delapan pertandingan itu berakhir dengan kemenangan untuk Persebaya sebanyak lima kali dan tiga laga lainnya berakhir imbang.
Pada musim lalu pun, saat Persita menjadi tuan rumah, Persebaya sukses meraih kemenangan 0-1. Ini berarti Green Force memiliki modal kepercayaan diri lebih baik jika merujuk pada head to head tersebut.
Lima pertandingan terakhir antara Persita Tangerang kontra Persebaya Surabaya
Green Force maupun Pendekar Cisadane sama-sama kalah pada laga perdana. Kedua tim sedang melakukan pembenahan di berbagai aspek terutama yang menjadi titik lemah.
Pelatih Persita, Carlos Pena menegaskan timnya telah move on dari kekalahan atas Persija. Mereka kini siap menatap laga kandang perdananya musim ini.
"Hasil yang berat bagi kami. Tentu kecewa dengan hasil ini (kalah dari Persija), tetapi kami ingin beranjak dan mulai memikirkan pertandingan berikutnya," ujar Carlos Pena seperti dikutip dari laman resmi I-League.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya siap mengincar kemenangan keenam atas Persita dan pelatih Eduardo Perez juga menekankan pemainnya untuk terus berusaha ke penampilan yang lebih baik di lapangan.
"Tentu saja saya sangat kecewa (kalah). Di sisi lain, (sudah ada) gambaran (permainan) yang saya inginkan terlihat pada babak pertama, tentu kami perlu terus berusaha. Saya sangat bangga dengan (kerja keras) para pemain," tegas pelatih asal Spanyol itu.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
