Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Agustus 2025 | 13.22 WIB

Siapa Pengganjal Persib untuk Hattrick Juara? Ini Analisis Pelatih Rahmad Darmawan

Pemain Persib merayakan kemenangan atas Semen Padang pada laga perdana Super League 2025/2026 di GBLA. (Dok. @persib)  - Image

Pemain Persib merayakan kemenangan atas Semen Padang pada laga perdana Super League 2025/2026 di GBLA. (Dok. @persib) 

JawaPos.com-Ajang sepak bola kasta tertinggi Indonesia yang kini bernama Super League dimulai pekan ini. Persib Bandung digadang-gadang menjadi kandidat kuat untuk bisa hattrick juara. Lantas siapa yang bisa menjadi penjegal Maung Bandung?

Pelatih Rahmad Darmawan menyatakan, dengan perubahan regulasi pemain asing dan juga persiapan tim yang ada, sulit mengeluarkan Persib dari daftar tim yang bakal juara.

"Persib walaupun banyak perubahan pemain asing, sepertinya pemain asing yang masuk kualitasnya baik dan bagus. Dan saya pikir Persib masih akan menjadi salah satu tim yang kuat," beber Rahmad Darmawan kepada Jawa Pos.

Namun, perihal pesaing, juru taktik yang akrab disapa RD itu menyebutkan ada beberapa klub yang bisa menjadi pengganjal Pangeran Biru, julukan lain Persib Bandung.

Sang rival Persija Jakarta, misalnya. Dia melihat Persija melakukan pergerakan di bursa transfer dengan mengusung kerangka tim yang bagus. Dalam pramusim yang berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor 3-0, dia melihat pola main dan kualitas tim ini cukup mumpuni. Apalagi, kerangka utama tidak banyak berubah dengan adanya nama Rizky Ridho sebagai jantung pertahanan sekaligus kapten tim.

"Terutama di bek kiri dan winger kanan yang bisa menutupi kekurangan Persija dengan pelatih baru dan formasi baru. Kali ini saya lihat 4-3-3, 4-2-3-1, atau 4-4-2. Yang pasti mereka tidak menggunakan tiga bek lagi," terang Rahmad Darmawan.

Selain itu, tim lain yang bisa menjadi pengganjal disebutnya PSM Makassar. Tak lain dan tak bukan karena sosok Bernardo Tavares sebagai arsitek tim. Tim Juku Eja memiliki konsistensi bagus dalam persaingan perebutan gelar juara. Meskipun, secara kedalaman skuad tidak begitu istimewa.

"Tapi pelatih satu ini mampu konsisten ada di papan atas. Kalau saya misalnya disuruh pilih siapa pelatih terbaik saya mungkin akan pilih dia," ungkap Rahmad Darmawan.

RD beralasan, PSM selalu punya masalah yang sangat berat seperti finansial dan lain. Tapi dalam hal konsistensi tim ini dinilainya bagus. Hal itulah yang membuatnya unik.

"Tidak ada hal yang tidak mungkin meskipun banyak pemain baru. Dari mulai dia juara bersama PSM dan materi pemainnya menurut saya ya gak terlalu istimewa," tutur Rahmad Darmawan.

RD melanjutkan, tim yang punya potensi besar merusak dominasi Persib adalah Dewa United. Apalagi sang pelatih Jan Olde Riekerink terus mengalami progres di setiap musim bersama Anak Dewa.

Di awal kedatangan pada 2022/2023, Jan hanya membawa Dewa di posisi ke-17. Beruntungnya saat itu tidak ada sistem degradasi. "Kalau pelatihnya bukan dia mungkin sudah dicoret ya. Karena prestasinya jelek ya (peringkat 17). Tapi dia dipertahankan," ucap Rahmad Darmawan.

Setelah itu, di musim 2023/2024 berada di peringkat kelima dan di musim lalu tembus sebagai runner up. Nah, di tahun ini, rekrutan tim luar biasa dengan datangnya Edo Febriansyah dan Stefano Lilipaly yang bakal bersama pemain lokal lainnya seperti Egy Maulana Vikry hingga Ricky Kambuaya.

"Mereka di timnas luar biasa," ujar Rahmad Darmawan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore