Legiun asing Madura United, Lulinha (tengah).
JawaPos.com – Aturan baru diterapkan dalam Super League (sebelumnya bernama Liga 1) musim 2025-2026. Dimana setiap klub boleh merekrut 11 pemain asing. Tapi hanya delapan yang bisa bermain di lapangan.
Lantas, bagaimana respon klub-klub peserta terkait adanya aturan tersebut? Madura United sejatinya sempat menentang penambahan kuota pemain asing. "Dalam rapat (RUPS), kami mengusulkan agar pemain asing jangan terlalu banyak. Tapi hal seperti ini kan berdasarkan kesepakatan bersama. Jadi sekarang Madura United mendukung keputusan itu," kata Presiden klub Achsanul Qosasi.
Laskar Sape Kerrab saat ini sudah memiliki 8 pemain asing. Yaitu Kerim Palic, Pedro Monteiro, Jordy Wehrmann, Iran Junior dan Lulinha dipertahankan. Lalu mereka merekrut Valeriy Gryshyn, Roger Bonet, dan Joao Pereira Albertine. Lantas, apakah mereka bakal menambah pemain impor?
"Sekarang, dengan regulasi baru, mau tidak mau Madura United harus menambah satu atau dua pemain (asing) untuk memperkuat tim di musim mendatang," terangnya.
Jika Madura United bakal menambah pemain asing, tidak demikian dengan Arema FC. Pihak manajemen tidak akan menambah pemain asing. Soal itu, mereka punya alasan kuat.
"Kami mempertimbangkan (untuk) tidak sepertinya. Karena mereka (semua pemain asing) pasti ingin bermain. Itu bisa agak mengganggu ruang ganti nanti," kata General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi.
Arema FC telah merekrut empat pemain asing baru yang semuanya berkewarganegaraan Brasil, yakni Odivan Koerich, Yann Motta, Paulinho Moccelin, dan Valdeci Moreira.Empat rekrutan anyar itu melengkapi deretan pemain asing yang sudah terlebih dahulu memperkuat Arema FC pada kompetisi musim 2024-2025, yakni Lucas Friggeri, Thales Lira, Julian Guevara, Pablo Oliveira, dan Dalberto Luan.
Khusus Pablo Oliveira, pemain yang berposisi gelandang bertahan itu sampai saat ini masih menjalani pemulihan cedera yang dialaminya pada musim lalu sehingga belum bisa bergabung ke dalam tim yang berlaga di Piala Presiden. Dia masih terikat kontrak dengan Arema.
Baca Juga: Mimpi Kiper Persebaya Surabaya Jadi Nyata, Andhika Ramadhani Sukses Cleansheet di Australia
Manajer Persik Kediri Syahid Nur Ichsan mengaku timnya tidak mau terburu-buru dalam menyikapi regulasi itu.
“Kami tentunya masih melihat evaluasi dari pelatih. Kami tidak perlu terburu-buru untuk menentukan pemain asing sesuai kuota. Kami manfaatkan komposisi yang ada dan sudah kita susun sebelumnya,” ujarnya. Menurut Syahid saat ini Persik baru memiliki 7 pemain asing.
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink menuturkan bahwa harus adaptasi dengan perubahan regulasi. Meskipun Jan menilai secara materi pemain lokal yang disiapkan musim ini sangatlah mumpuni.
Di musim lalu, Dewa kerap kali menjadi penyumbang pemain terbanyak untuk timnas. Pemain seperti Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, hingga Septian Bagaskara kerap kali menghiasi daftar nama pemain yang dipanggil ke skuad Garuda.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
