Andhika Ramadhani jadi tembok tebal Persebaya Surabaya saat hadapi PSBS Biak Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram @officialpersebaya)
JawaPos.com- Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan Football West All Star dalam laga uji coba internasional. Laga yang berakhir dengan skor 2-0 tersebut dimainkan di Sam Kerr Football Centre, Queens Park, Perth, Rabu (9/7).
Usaha Persebaya untuk mencetak gol mulai membuahkan hasil pada babak kedua. Gol pertama tercipta dari kerja sama tiga pemain yaitu Bruno Moreira, Gali Freitas, dan diselesaikan oleh Francisco Rivera pada menit ke-61.
Menjelang berakhirnya laga, Persebaya berhasil menggandakan keunggulan melalui gol dari Rizky Dwi. Penyerang nomor punggung 9 tersebut mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti yang membuat bola melambung tajam.
Sebagai laga uji coba, Eduardo Perez memainkan dua kiper andalannya Ernando Ari dan Andhika Ramadhani secara bergantian. Di babak pertama Ernando Ari dimainkan, sementara di babak kedua Andhika Ramadhani yang mulai beraksi mengawal gawang Persebaya.
Kedua kiper tersebut sukses mengawal gawang Persebaya sehingga tidak kebobolan. Di babak pertama, Ernando Ari melakukan salah satu penyelamatan dari tendangan keras penyerang Football West All Star di menit ke-20. Sementara Andhika Ramadhani berhasil bermain gemilang sehingga gawang Persebaya tetap clean sheet.
Perasaan bangga tentu dirasakan oleh seluruh pemain Persebaya karena berhasil menang di laga uji coba internasional. Salah satunya Andhika Ramadhani yang merasa senang bahwa dia bisa bermain di Australia bersama tim yang dibelanya.
Usai pertandingan melawan Football West All Star, Andhika Ramadhani mengungkapkan perasaan bangganya yang bisa membela Persebaya di Australia. Hal yang sempat tertunda saat dirinya tidak dibawa ke Australia bersama Persebaya U-19 tahun 2018.
"U-19 gak rene aku! Saiki rene (Australia) aku mas! Alhamdulillah (U-19 gak ke sini aku! Sekarang ke sini (Australia) aku mas! Alhamdulillah)," ucapnya melalui akun Instagram @wynpraz.
Pada tahun 2018, Persebaya U-19 yang dilatih oleh mendiang Bejo Sugiantoro melakukan pemusatan latihan di Australia sebagai persiapan Liga 1 U-19. Setelah tim pelatih melakukan seleksi, terpilihlah 20 pemain yang sayangnya tidak ada nama Andhika Ramadhani. Saat itu, Persebaya U-19 membawa dua kiper yaitu Ababil Stahbela Bram Susanto Putra dan Muhammad Ulul Arham.
Meski tidak dibawa Persebaya U-19, Andhika Ramadhani terus berjuang dan pada akhirnya masuk ke skuad Persebaya U-20. Kiper jebolan klub internal El Faza tersebut berhasil membawa Persebaya U-20 menjadi juara Elite Pro Academy (EPA) 2019.
Setelah meniti karirnya di tim kelompok umur, Andhika Ramadhani berhasil menembus tim utama Persebaya pada musim 2021/2022 di era kepelatihan Aji Santoso. Di musim perdananya, kiper kelahiran Surabaya tersebut bermain sebanyak 19 pertandingan dan mencatatkan enam clean sheet.
Meskipun musim ini menit bermainnya tidak terlalu banyak, Andhika masih jadi andalan Persebaya jika Ernando Ari cedera atau dipanggil Timnas Indonesia. Melansir Transfermarkt, kiper 26 tahun itu bermain sebanyak 13 pertandingan dengan mencatatkan lima cleansheet.
Dari kisah Andhika Ramadhani membuktikan bahwa kerja keras dan tidak gampang menyerah menjadi kunci kesuksesan dalam dunia sepak bola. Persaingan menjadi kiper memang ketat, tapi dirinya selalu melakukan yang terbaik ketika diberikan kesempatan untuk bermain.
Menarik dinantikan aksinya sebagai kiper Persebaya musim depan. Apakah Andhika Ramadhani bakal menjadi kiper utama mengganti posisi Ernando Ari? Atau tetap menjadi pelapisnya musim depan?

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
