Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Juli 2025 | 21.45 WIB

Persebaya Surabaya Mendadak Hilang dari ASEAN Club Championship 2025/2026, Bonek Tunggu Klarifikasi PSSI

Pemain Persebaya Surabaya bersiap jelang musim depan. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com - Persebaya Surabaya dan Malut United terancam tidak mengikuti kompetisi ASEAN Club Championship 2025/2026. Dua tim tersebut mendadak hilang dari daftar tim-tim yang bakal ikut drawing ASEAN Club Championship (ACC) di Bangkok, Thailand, Jumat (4/7).

Informasi tersebut pertama kali muncul dari akun X @fim_mifta, pemilik kanal Omah Balbalan yang mendapatkan kabar dari kawannya yang merupakan tim dari ASEAN Club Championship. "Dapat info dari kawan yang kemarin ikut bantu di ASEAN Club Championships, ternyata tidak ada nama Indonesia di ASEAN Club Championships edisi 2025/2026,” tulis mantan jurnalis Jawa Pos tersebut.

Di akun Instagram @blangkon.football terdapat postingan foto bagan sembilan negara-negara ASEAN yang bakal mengikuti kompetisi antarklub ASEAN tersebut. Tanpa wakil Indonesia, sembilan negara tersebut adalah Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Dari kesembilan negara tersebut, total 12 tim yang mengikuti kompetisi ASEAN Club Championship. Thailand bakal mengirimkan tiga tim karena Buriram United meraih juara. Untuk Malaysia, Singapura, dan Vietnam mengirimkan dua timnya. Sementara Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Filipina hanya mengirimkan satu wakil.

Tidak adanya tim Indonesia yang diwakili Persebaya dan Malut United menimbulkan banyak pertanyaan yang simpang siur, mulai dari terlambat didaftarkan dan penolakan kedua tim tersebut untuk berpartisipasi. "Gak mau ikutan kah? Atau telat didaftarkan?Atau apa? Membingungkan. Harusnya Malut United dan Persebaya yang jadi wakil musim ini di ASEAN Club Championship," tulis akun @blangkon.football.

Salah satu netizen menduga bahwa di antara PSSI atau operator Liga 1, yakni PT. Liga Indonesia Baru tidak mendaftarkan kedua tim tersebut. "Keknya LIB gak daftarin Malut United dan Persebaya. Gak mungkin juga Malut dan Persebaya jor-joran datengin pemain asing baru kalau gak main di ASEAN Club Championship."

Dugaan bahwa Persebaya batal mengikuti ASEAN Club Championship sepertinya juga tidak masuk akal bagi salah satu netizen karena melihat persiapan serius Green Force setelah Liga 1 musim ini berakhir. "Gak mungkin kalau gak join. Dari awal musim Persebaya udah prepare buat main di ASEAN, salah satunya menggelar TC lebih awal dari pada beberapa klub lain. Bahkan, mereka udah merekrut pemain asing."

Sementara itu, Bonek menagih klarifikasi dari PSSI atau PT. LIB karena pengundian ASEAN Club Championship akan dilakukan besok. "Yang bisa jawab ya LIB dan PSSI. Persebaya dan Malut United tinggal main. Ayo klarifikasi kalau memang benar karena drawingnya masih besok. Kalau besok drawing gak muncul klub Indonesia berarti fix. Semoga gak teledor PSSI dan LIB," tulis komentar Bonek di akun fanbase @onlinepersebaya.

Di musim lalu, ada dua wakil Indonesia yang mengikuti ajang ASEAN Club Championship yaitu PSM Makassar dan Borneo FC. Bahkan, PSM Makassar berhasil menembus semifinal meski harus dikalahkan tim asal Vietnam Cong An Ha Noi FC. 

Jika Persebaya dan Malut United dipastikan tidak ikut, maka kesempatan untuk adu kekuatan dan menambah pengalaman dengan tim-tim top Asia Tenggara juga bakal hilang. Pasalnya, tim-tim seperti Buriram United, Johor Darul Ta'zim, hingga Selangor FC bakal mengikuti ACC 2025/2026.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore