
Pemain Persija Jakarta menjalani latihan rutin jelang menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Minggu (4/5) malam. (Media Persija)
JawaPos.com–Empat besar awalnya menjadi target utama Persija Jakarta di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Tapi menjelang akhir musim, misi tersebut berubah dan Macan Kemayoran kini enggan terlalu terpaku dengan target masuk empat besar.
Persija Jakarta saat ini menempati urutan keenam klasemen sementara Liga 1 2024/2025. Posisi tersebut sudah naik satu tingkat dari pekan sebelumnya, berkat keberhasilan Macan Kemayoran menang 3-0 atas Bali United FC.
Namun, posisi enam belum cukup bagi Persija untuk menjadi peringkat akhir Liga 1 2024/2025. Sebab target dan misi Macan Kemayoran sejak awal adalah berada di empat besar.
Target tersebut menjadi misi wajib dan mutlak dari manajemen Persija. Bahkan, pihak manajemen sampai rela memecat Carlos Pena sebagai pelatih kepala dengan tujuan penyegaran dan berjuang untuk masuk empat besar di akhir musim, meski hanya menyisakan empat laga saja.
Tapi, pertandingan pertama Persija tanpa Carlos Pena berakhir kekalahan 0-1 dari Borneo FC Samarinda. Hasil itu membuat kans masuk empat besar semakin menipis karena Macan Kemayoran justru turun ke posisi tujuh.
Asa itu kemudian kembali terbuka setelah Persija mengalahkan Bali United FC dengan skor 3-0. Mereka naik ke urutan enam dengan 50 poin. Tapi kesempatan Macan Kemayoran untuk mewujudkannya masih tetap sulit karena terpaut tiga angka dari Malut United FC yang ada di posisi empat.
Selain itu masih ada Borneo FC Samarinda yang juga di atas Persija Jakarta dengan 52 poin di posisi lima. Artinya, Macan Kemayoran harus bisa menyalip kedua tim tersebut di dua pertandingan tersisa, yakni melawan PSS Sleman (17/5) dan Malut United FC (25/5).
Ricky Nelson sebagai karteker Persija, menyadari betapa sulitnya misi tersebut. Tapi dia ingin seluruh tim kini dapat menyapu bersih dua laga sisa terlebih dahulu.
"Dua game lawan Sleman, lawan Malut bagi kami secara teknis normal aja, kita akan fight untuk dapat 6 poin. Karena saya pribadi ya, kami melihat sekarang ini tadi Borneo menang. Jadi perebutan di posisi 4-5 ini ketat banget," kata Ricky Nelson.
"Jadi kita gak bisa bilang bahwa dengan dua kali menang aja kita bisa 4 juga belum tentu. Itu semua masih tergantung game-game yang lain," tambah dia.
Karena itu, fokus Persija disebut Ricky Nelson saat ini hanyalah menang di dua laga pamungkas. Itu jadi misi wajib Macan Kemayoran, sementara perihal empat besar menyusul belakangan karena harus bergantung pada tim lain juga.
"Jadi fokus kita bagaimana memenangkan pertandingan di dua game terakhir. Lawan Sleman kita fight, lawan Malut terakhir disini kita juga fight," ucap dia.
"Jadi poinnya itu aja, fokus enam poin untuk selesaikan kompetisi. Nanti setelah itu kita lihat klasemennya Bisa di 4, bisa di 3, bisa di 5. Yang penting kita mau fokus untuk 6 poin dulu," tandas Nelson.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
