Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Mei 2025 | 07.00 WIB

Polres Malang Buru Pelaku Pelemparan Batu ke Bus Persik Kediri

Kondisi bus yang dinaiki pemain Persik Kediri usai dilempari oleh oknum suporter. (akun X @tweetpersik) - Image

Kondisi bus yang dinaiki pemain Persik Kediri usai dilempari oleh oknum suporter. (akun X @tweetpersik)

JawaPos.com–Polres Malang tengah memburu oknum suporter yang melempari batu ke Bus tim Persik Kediri, seusai bertanding melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada Minggu petang (11/5).

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar menegaskan, pihaknya tak tinggal diam dan akan mengusut tuntas kasus ini hingga pelakunya tertangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Tim (Satreskrim) yang lapangan melakukan investigasi untuk mencari saksi tambahan, sehingga nanti bisa mengerucut ke oknum yang melakukan pelemparan (ke bus Persik Kediri)," tutur AKP Bambang, Senin (12/5).

Sejauh ini, Satreskrim Polres Malang telah memeriksa empat saksi. Dua di antaranya adalah koordinator lapangan (korlap) Aremania. Sementara dua saksi lainnya adalah warga sekitar yang menyaksikan insiden.

"Totalnya ada empat orang telah dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Malang. Dua saksi itu korlap yang ditunjuk manajemen untuk mendampingi bus Persik. (Dua saksi lain yaitu) warga sekitar," imbuh Bambang Subinanjar. 

Selain itu, Polres Malang juga mengantongi barang bukti berupa satu buah batu yang diduga dilemparkan oknum ke bus Persik.

"Ada batu dan pecahan kaca bus. Kami masih mencari bukti tambahan," tutur AKP Bambang.

Sebelumnya, pengalaman tak mengenakkan dialami rombongan Persik Kediri. Bus yang ditumpangi pemain dan official menjadi sasaran pelemparan batu usai mengalahkan Arema FC 3-0 di Stadion Kanjuruhan.

Insiden terjadi ketika tim berjuluk Macan Putih itu meninggalkan stadion menuju hotel di daerah Kepanjen. Bus yang dinaiki Ze Valente cs tiba-tiba dilempari batu oleh oknum tak dikenal dari sisi kiri dan kanan jalan. 

Tindakan anarkis oknum yang diduga Aremania disayangkan pecinta sepak bola Indonesia. Terlebih pertandingan ini adalah laga kandang perdana di Stadion Kanjuruhan setelah tragedi 1 Oktober 2022 yang menelan 135 korban.

"Belum lewat 1000 hari tragedi Kanjuruhan Loh. Astagfirullah baru pertama main di Kanjuruhan saja udah kaya gini," tulis akun X @tweetpersik dalam caption unggahan video dan foto, Minggu (11/5). 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore