Stefano
JawaPos.com - Stefano 'Teco' Cugurra akhirnya blak-blakan bocorkan alasan kenapa ia memilih mundur dari kursi pelatih Bali United pada akhir musim ini. Ternyata, ia merasa sudah cukup memberi kontribusi bagi Serdadu Tridatu.
Teco sendiri juga mengaku sudah terlalu lama menangani Bali United sehingga ia merasa sudah mencapai batas maksimal.
“Saya sudah punya semua rekor di Bali. Saya pelatih paling lama di klub Indonesia, hampir tujuh tahun di Bali, menurut saya sudah maksimum kerja di sini,” kata Teco seperti dikutip dari Antara.
Ia pun membantah keputusan mundur tersebut karena mendapat tekanan dari pihak tertentu akibat hasil minor dalam beberapa laga terakhir Bali United sejak 17 Februari hingga 18 April lalu.
Selama periode itu, Serdadu Tridatu mengalami tiga kekalahan dan empat kali hasil imbang. Sedangkan hingga pekan ke-30, Bali United telah menorehkan 12 kali kemenangan, delapan kali seri, dan 10 kali kalah.
“Seperti yang saya bilang, saya sudah maksimum, lebih bagus (pelatih) yang lain datang buat bisa klub lebih bagus,” sambungnya.
Selama tujuh musim menangani Bali United, Teco sukses menghadirkan dua gelar juara Liga 1 pada musim 2019 dan 2021/2022.
Tak hanya itu, mantan pelatih fisik Persebaya itu juga menjalani lebih dari 100 laga hingga mengorbitkan pemain muda seperti Kadek Arel, Made Tito, Rahmat Arjuna, Gede Agus Mahendra, dan Gede Sunu.
Sebagai informasi, pasca Bali United kalah 1-2 dari Persib pada 18 April lalu di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Teco secara mengejutkan mengundurkan diri dari kursi pelatih Bali United.
Kekalahan dari Maung Bandung itu semakin menambah panjang daftar hasil negatif berturut-turut Serdadu Tridatu dalam tujuh pertandingan terakhir.
Beruntung, pada pekan ke-30 Bali United akhirnya mengakhiri puasa kemenangan dengan mengalahkan tuan rumah PSM Makassar 0-1 pada Jumat (25/4).
Demi menghormati kontrak, Teco mengaku akan tetap mendampingi Bali United hingga laga terakhir Serdadu Tridatu di musim kompetisi Liga 1 2024/2025 pada pekan terakhir Mei.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
