
Djadjang Nurdjaman kembali ke Persib Bandung dengan jabatan Direktur Teknik. (Dok. Persib)
JawaPos.com–Legenda klub Djadjang Nurdjaman resmi kembali ke Persib Bandung. Setelah melanglang buana ke sejumlah klub, baik di Liga 1 maupun Liga 2, pria yang akrab disapa Djanur itu pulang untuk menjajal jabatan baru di Pangeran Biru.
Kisah Djadjang Nurdjaman bersama Persib Bandung sudah berlangsung sejak lama dan menghasilkan banyak kenangan. Pria kelahiran Majalengka, 30 Maret 1964 itu pernah berkiprah sebagai pemain, asisten pelatih, hingga pelatih kepala.
Djanur pun pernah mencetak sejarah dengan membawa Persib merasakan gelar juara ISL 2014, yang dilanjutkan dengan kemenangan di Piala Presiden 2015. Dia kemudian meninggalkan Pangeran Biru pada Juli 2017.
Djadjang Nurdjaman pun mencoba peruntungan ke sejumlah klub. Mulai dari PSMS Medan (2018-2019), PS Barito Putera (2019-2021), Persikabo 1973 (2022-2023 dan 2024), Persela Lamongan (2023-2024), hingga Gresik United FC (2024-2025).
Tapi kini setelah delapan tahun, Djanur menghentikan petualangannya di luar Bandung. Dia kembali ke Persib dengan posisi baru sebagai Direktur Teknik Persib.
"Djanur kembali ke rumah yang telah membesarkan namanya. Kini, ia mengemban amanah baru sebagai Direktur Teknik, membawa serta semangat dan pengalaman panjangnya untuk membangun masa depan Persib," tulis pernyataan resmi Persib Bandung.
Djanur pun bersyukur bisa kembali ke Persib Bandung dengan jabatan baru.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada PT PERSIB Bandung Bermartabat yang telah mempercayakan saya sebagai Direktur Teknik. Ini adalah kebanggaan dan penghargaan besar bagi saya," tutur Djanur.
"Darah saya adalah Persib. Sejak menjadi pemain hingga pelatih, saya selalu bersama klub ini, meskipun sempat berkiprah di beberapa klub lain,” tambah dia.
Sebagai Direktur Teknik Persib, Djanur mengatakan akan fokus membina talenta muda, menyusun kurikulum pembinaan, serta memastikan sistem yang diterapkan mampu mencetak pemain berkualitas untuk masa depan Pangeran Biru.
“Insya Allah, saya akan memberikan yang terbaik. Semoga proses pembinaan ini berjalan lancar, mulai dari penyusunan kurikulum hingga pelaksanaannya di lapangan,” ujar dia dengan penuh optimistis.
Menurut Djanur, potensi pemain muda di Kota Bandung dan Jawa Barat sangat besar. Dia pun datang untuk mengasah dan mengeluarkan potensi itu agar bisa menjadi pemain Persib yang memiliki karakter dan akhlak yang baik.
“Keinginan untuk menjadi pemain PERSIB pasti ada di hati anak-anak muda Bandung dan Jawa Barat. Tapi untuk bisa benar-benar menjadi bagian dari PERSIB, mereka harus siap secara fisik, mental, dan juga memiliki karakter serta budi pekerti yang baik,” tegas Djanur.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
