Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 April 2025 | 14.42 WIB

Ciro Alves Siap Dinaturalisasi dan Tinggal di Bandung, Tapi Bukan untuk Timnas Indonesia

Ciro Alves siap dinaturalisasi demi menetap di Bandung. (@cirooficial)

JawaPos.com- Keputusan Ciro Alves untuk hengkang dari Persib Bandung di akhir musim 2024/2025 menjadi pukulan berat bagi para Bobotoh. Namun, di balik kepergiannya dari skuad Maung Bandung, pemain asal Brasil ini justru menunjukkan komitmen besar terhadap Indonesia, khususnya Kota Bandung, yang telah ia anggap sebagai rumah kedua.

Meski tak lagi berseragam Persib, Ciro dan keluarganya memastikan tidak akan pulang ke Brasil. Mereka berencana menetap secara permanen di Bandung, bahkan membuka peluang untuk menjalani proses naturalisasi sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Istri Ciro, Maria Eduarda Mondadori atau yang akrab disapa Duda, mengungkapkan dalam beberapa sesi live TikTok bahwa keluarganya sangat betah tinggal di Indonesia.

"Kita mau bisnis di sini, kita ambil rumah, kita mau tinggal di Indonesia. Tidak kembali ke Brasil. Kita harus naturalisasi bertiga (Ciro, istri, dan anak). Mungkin kita tinggal di Bandung selamanya," ungkap Duda.

Duda bahkan mengaku sudah merasa menjadi bagian dari warga Bandung, menyebut dirinya sebagai orang Bandung dan menunjukkan rasa cintanya yang mendalam kepada Persib meski kecewa dengan keputusan manajemen klub yang tidak memperpanjang kontrak sang suami.

"(Manajemen) enggak mau lagi, tidak apa-apa, kita pindah. Saya sudah jadi Bobotoh. Kita sedih, tapi hati kita biru selamanya," ujarnya.

Sementara itu, kabar terbaru menyebutkan bahwa Ciro Alves sudah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Malut United, klub yang tengah berambisi besar menghadapi Liga 1 musim 2025/2026. Transfer ini menjadi salah satu manuver awal yang mengejutkan menjelang bursa transfer musim depan.

Namun, untuk bisa membela Timnas Indonesia, Ciro menghadapi kendala besar. Kementerian Pemuda dan Olahraga RI di bawah Menpora Dito Ariotedjo saat ini sedang memperketat proses naturalisasi untuk kepentingan tim nasional. Salah satu syarat utama adalah memiliki darah atau keturunan Indonesia, yang tidak dimiliki Ciro.

"Naturalisasi untuk timnas ke depan harus lebih terkontrol. Kami ingin pemain diaspora yang memiliki darah Indonesia. Itu strategi jangka pendek yang saat ini kami kedepankan," ujar Dito.

 Bagi para Bobotoh, kepergian Ciro adalah pukulan berat. Tapi bagi Ciro dan keluarganya, Bandung tetaplah rumah. Mereka tidak hanya mencintai klub, tapi juga kota dan masyarakatnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore