
Ekspresi pelatih Persebaya Paul Munster pada laga mengahadapi Persita dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin (31/1/2025). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya semakin panas dalam perburuan gelar juara Liga 1 Indonesia 2024/2025. Meski belum memuncaki klasemen, tim Green Force terus menunjukkan konsistensi dan tekad besar untuk bersaing di papan atas.
Saat ini Persebaya Surabaya bertengger di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 49 poin.
Tim kebanggaan Bonek itu hanya terpaut satu angka dari Dewa United di posisi kedua dan sembilan poin dari pemuncak, Persib Bandung.
Dengan enam laga tersisa, peluang Persebaya Surabaya untuk naik ke puncak klasemen masih sangat terbuka. Konsistensi dan mentalitas akan menjadi kunci dalam menghadapi sisa pertandingan musim ini.
Pada pekan ke-29, Persebaya Surabaya akan melakoni laga krusial menghadapi Madura United FC. Duel panas ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (20/4/2025) malam.
Pelatih kepala Paul Munster menegaskan strategi tim kali ini berbeda dari laga sebelumnya. Ia menyiapkan taktik baru yang diyakini lebih efektif dan disesuaikan dengan kekuatan lawan.
“Strateginya sekarang berbeda. Kami sudah bekerja selama 2–3 minggu untuk menghadapi Persija. Sekarang strategi benar-benar berbeda, ditambah ada pemain yang kembali dari skorsing,” ujar Munster.
“Jadi menghadapi Madura United, semuanya berubah total, dan kami juga main di kandang.”
Perubahan strategi tersebut juga dipengaruhi oleh kembalinya beberapa pemain kunci yang sebelumnya absen karena skorsing.
Kembalinya pemain-pemain tersebut membawa energi positif untuk tim menjelang laga penting ini.
Bermain di kandang sendiri di hadapan ribuan Bonek, Persebaya Surabaya ingin tampil habis-habisan. Munster menyadari betul laga kandang menjadi momentum emas yang tak boleh disia-siakan.
“Seperti yang selalu saya bilang, kami akan terus mendorong dan mengejar tiga poin, karena bagi kami liga ini belum selesai. Tim-tim lain juga masih kehilangan poin, jadi kami akan terus berjuang,” tegas Munster.
“Itu mentalitas kami. Seperti yang saya bilang, melawan Madura United adalah situasi yang benar-benar berbeda.”
Kehadiran Bonek di stadion juga menjadi faktor penting dalam membakar semangat pemain. Dukungan penuh dari tribun diyakini bisa menjadi bahan bakar utama Persebaya Surabaya untuk tampil menggila.
Paul Munster menegaskan motivasi dan mentalitas tim berada di level terbaik. Ia memastikan Persebaya Surabaya tidak akan menyerah dalam perburuan gelar juara.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
