Stadion Kanjuruhan Malang telah dinyatakan siap dan layak beroperasi untuk Liga 1. (Antara via Jawa Pos)
JawaPos.com - Stadion Kanjuruhan Malang akhirnya dinilai layak untuk digunakan setelah berlangsung assessment ulang oleh Tim Risk Assessment Polda Jawa Timur pada 8-10 April 2025.
Dalam penilaian ulang tersebut, Stadion Kanjuruhan mendapat skor 71,4 dan dinilai layak beroperasi. Sebagai informasi, assessment pertama pada Februari lalu, stadion yang terletak di kawasan Kecamatan Kepanjen ini hanya mendapat nilai 54 dari 100.
Padahal, nilai minimal agar stadion bisa dinyatakan layak beroperasi atau lolos assessment adalah 55.
Dengan meraih skor 71,4 maka Stadion Kanjuruhan akan bisa menggelar pertandingan Liga 1 untuk digunakan sebagai kandang Arema FC.
“Meskipun demikian, perbaikan-perbaikan harus tetap dilakukan karena setiap kali assessment belum mencapai 100 persen,” ujar Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, Lusiani Ferelia, seperti dikutip dari Radar Malang.
Ia menambahkan berbagai penambahan komponen di sektor desain interiornya akan dilakukan secara bertahap. Namun, yang paling krusial untuk segera diterapkan di stadion ini adalah kesiapan panitia pelaksana (panpel) untuk penyelenggaraan pertandingan.
Kesiapan tersebut juga meliputi proses pengamanan, alur penanganan kesehatan, dan kebencanaan seperti pemadaman kebakaran.
“Ini untuk kemajuan sepak bola kami, khususnya kebangkitan klub kebanggaan kami,” imbuhnya.
Di sisi lain, dari pihak Arema FC, setelah dinyatakan layak beroperasi, mereka berharap bisa segera kembali menggelar pertandingan Liga 1 di situ.
“Insya Allah, kami berharap bisa menggunakan stadion ini untuk pertandingan (melawan Madura United) tanggal 24 April depan," harap Manajer Bisnis Arema FC, Munif Bagaskara Wakid.
Ia juga menyatakan siap untuk mendatangkan suporter sesuai kapasitas, yakni 21 ribu penonton. Dengan jumlah suporter sebanyak itu, pihak Arema berkomitmen mengatur kembali jumlah suporter yang dapat masuk untuk mendukung Arema FC secara langsung.
“PR (pekerjaan rumah) kami sekarang adalah berkolaborasi dengan stakeholder dan persiapan MoU dengan dispora,” pungkasnya.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
