
Persebaya Surabaya berharap bisa mengulang memori indah pada Desember 2019 di SUGBK. (Media Persija)
JawaPos.com — Enam tahun silam, Persebaya Surabaya mencatatkan sejarah manis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Kemenangan 2-1 atas Persija Jakarta pada Desember 2019 mengakhiri kutukan 10 tahun tanpa kemenangan di markas Macan Kemayoran.
Pelatih Persebaya Surabaya kala itu, Aji Santoso, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. “Alhamdulillah kami bisa menang di sini setelah 10 tahun berlalu,” ujarnya usai laga.
Pertandingan berlangsung sengit dengan kedua tim saling jual-beli serangan. Persebaya Surabaya mampu mengimbangi permainan Persija sejak menit awal.
Aji Santoso sudah memprediksi anak asuhnya bisa tampil seimbang. “Saya yakin dengan tim,” kata pelatih asal Malang tersebut.
Kemenangan itu membawa Persebaya Surabaya naik ke peringkat ketiga klasemen Liga 1 Indonesia 2019. Mereka mengoleksi 51 poin dari 33 pertandingan. Persebaya Surabaya tak mau berpuas diri dengan kemenangan tersebut. Aji menargetkan kemenangan atas Badak Lampung di laga pamungkas.
Skuad Green Force membidik posisi runner-up Liga 1 Indonesia 2019. Mereka berharap Persipura tergelincir saat melawan Borneo FC.
“Kami mau menutup liga dengan akhir yang bahagia. Paling tidak kami mengincar posisi ketiga klasemen, syukur-syukur dapat peringkat kedua,” tegas Aji.
Posisi ketiga menjadi target realistis, dengan harapan meraih peringkat kedua. Memori manis itu kini menjadi penyemangat Persebaya Surabaya jelang laga penting. Mereka akan kembali bertandang ke SUGBK pada Sabtu (12/4/2025).
Laga pekan ke-28 Liga 1 Indonesia 2024/2025 ini diprediksi tak kalah seru. Persebaya Surabaya dan Persija selalu menghadirkan duel bersejarah yang dinanti penggemar. Namun, Persebaya Surabaya harus kehilangan tiga pemain kunci karena akumulasi kartu kuning. Arief Catur Pamungkas, Dejan Tumbas, dan Francisco Rivera absen pada laga ini.
Persija juga tak luput dari masalah serupa. Gustavo Almeida dan Muhammad Ferarri absen karena sanksi kartu merah. Kondisi ini membuat kedua tim harus memutar otak menyusun strategi. Paul Munster akan mengandalkan pemain pelapis untuk mengisi kekosongan.
Persebaya Surabaya datang dengan modal kepercayaan diri dari kemenangan bersejarah 2019. Mereka bertekad mengulang sukses di kandang Persija. Persija, di sisi lain, tak ingin malu di hadapan pendukung sendiri. Macan Kemayoran akan tampil habis-habisan demi meraih poin penuh.
Duel ini bukan sekadar perebutan tiga poin di klasemen. Rivalitas panjang kedua tim menambah gengsi pada laga tersebut. Penggemar sepak bola Indonesia sudah tak sabar menantikan pertandingan ini. Stadion Gelora Bung Karno dipastikan dipenuhi atmosfer panas dari suporter.
Persebaya Surabaya akan mengandalkan kerja sama tim untuk menembus pertahanan Persija. Strategi cepat dan efektif menjadi kunci kemenangan mereka.
Persija dikenal dengan serangan balik mematikan di kandang sendiri. Persebaya Surabaya harus waspada agar tak kecolongan gol cepat. Laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi pemain muda kedua tim. Absennya beberapa pemain inti membuka peluang bagi mereka untuk bersinar.
Persebaya Surabaya punya catatan apik dalam menghadapi tekanan di laga tandang. Mental baja Green Force akan diuji di SUGBK.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
