Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 April 2025 | 00.29 WIB

Persija Jakarta Ingin Jadikan Persebaya Surabaya Sebagai Momen Kebangkitan, Carlos Pena Sebut Titel Juara Liga 1 Sudah Jauh

Pelatih Persija Jakarta Carlos Pena. (Rizal Hanafi/Antara)

JawaPos.com - Hanya mendapatkan 6 poin dari 8 laga terakhir yang dijalani jelas bukanlah catatan yang bagus bagi Persija Jakarta. Karenanya, tim berjuluk Macan Kemayoran yang semula berada di trek juara harus mundur secara perlahan.

Pelatih Persija Jakarta Carlos Pena menyatakan bahwa harus realistis untuk menatap juara. Sebab, saat ini, Persija yang berada di peringkat keempat klasemen dengan 43 poin tertinggal jauh dari Persib Bandung yang berada di puncak dengan 57 poin. 

Dengan 7 laga tersisa dan 21 poin yang diperebutkan, dianggapnya sangat sulit. "Ya kalau untuk titel juara itu jauh. Kami harus realistis," bebernya usai tim dibekuk Madura United 0-1 di Stadion Gelora Bangkalan Madura.

Menurutnya, target tim sejak awal adalah menempati empat besar. Karenanya, dia menegaskan di 7 laga sisa harus bisa memaksimalkan poin. Apalagi, saat ini Persija dibuntuti oleh Malut United yang mengoleksi poin sama. 

Selain itu, tim lain membuntuti dengan poin yang sangat minim seperti Arema FC (42), Borneo FC (41), serta PSM Makassar dan Bali United yang sama-sama mengumpulkan 40 poin.

Juru taktik asal Spanyol itu menjadikan Persebaya Surabaya yang bakal berhadapan pada 12 April sebagai pelampiasan. Dia cukup optimistis. Selain bermain di kandang, Persija juga sudah bisa didukung oleh The Jakmania yang sebelumnya terkena hukuman komdis PSSI. "Akhirnya ada suporter lagi. Kami harus merubah kekecewaan ini untuk lebih baik melawan Persebaya," sebutnya.

Salah satu yang disorot oleh Pena adalah bagaimana nantinya saat lawan Green Force, julukan Persebaya, timnya bisa terhindar dari kartu merah. Terdapat 5 orang pemain yang terkena kartu merah dalam 8 laga terakhir. Menurutnya, kartu merah sejatinya tidak harus terjadi berulang bagi tim. 

"Jadi sulit jika hal itu terjadi untuk memenangkan pertandingan. Dan semua kami harus lebih bertanggung jawab dan mengurangi kesalahan itu," ucapnya.

Sementara itu, gelandang Hanif Sjahbandi tidak bisa menjelaskan bagaimana situasi di ruang ganti terkait hasil buruk yang menimpa tim. "Saya hanya bisa memberikan jawaban kalau itu harus jadi pelajaran bagi kita. Apapun itu harus bisa keluar (dari situasi sulit)," paparnya.

Dia menegaskan tim harus lebih baik lagi di setiap pertandingan yang dijalani. "Ya banyak lah (kekurangan) dari kami seperti kartu merah. Tapi saya tidak mau jadikan itu sebagai alasan," ujarnya.

Identik dengan Pena, Hanif ingin semua elemen tim bertanggung jawab. "Kami main untuk Persija dan ya masing-masing harus meningkatkan kemampuan untuk hasil lebih baik lagi," sebutnya.

 
Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore