
Pelatih Persita Carlos Pena. (Istimewa)
JawaPos.com - Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena kecewa laga terakhir timnya tak bisa dihadiri penonton ketika menjamu Persis Solo pada pekan 34 BRI Super League di Stadion Internasional Banten, Serang, Sabtu, dikutip dari ANTARA.
"Pemikiran terakhir saya, hal pertama adalah sangat sedih karena kita tidak bisa bermain di depan para penggemar kita. Kita harus memainkan pertandingan terakhir di Banten dengan tanpa kehadiran mereka (Suporter)," ujar Pena, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu.
"Kalian tahu, kita tahu, kita semua tahu betapa pentingnya pertandingan besok bagi semua orang di Persita dan kita akan benar-benar fokus untuk berjuang meraih tiga poin," kata Pena.
Mengenai antisipasi tim lawan yang menghadapi laga hidup dan mati agar lolos dari degradasi, Pena meminta agresivitas dari Persita Tangerang menghadapi Persis Solo.
Baca Juga:Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persik Kediri: Adu Sakti Bernardo Tavares dan Marcos Reina!
Menurutnya, Persis Solo akan tampil mati-matian demi bisa selamat dari jerat degradasi, tapi Persita Tangerang memiliki keinginan untuk menutup musim ini dengan kemenangan.
"Sekarang kita harus menyamai skor atau bahkan lebih agresif dari mereka jika kita ingin memiliki peluang untuk memenangkan tiga poin. Tentu saja mereka berjuang untuk tidak terdegradasi ke liga dua, tetapi itu bukan masalah kita, Anda tahu," kata Pena.
"Kita ingin menang, kita ingin menyelesaikan musim dengan empat puluh delapan poin, kita ingin menyelesaikan musim dengan cara yang baik, dengan suasana hati yang baik dan besok kita akan memberikan 100% untuk mendapatkan tiga poin," katanya.
Baca Juga:Kami Harus Menang! Bernardo Tavares Janjikan Persebaya Surabaya Tutup Musim Ini dengan Indah
Bagi Persita, duel ini tetap penting, karena dengan kemenangan mereka bisa memecahkan rekor poin tertinggi sepanjang tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Saat ini Persita mengoleksi 45 poin dan menempati posisi ke-10 klasemen sementara. Jika mampu menang atas Persis, Pendekar Cisadane akan menutup musim dengan 48 poin, melewati catatan terbaik sebelumnya yakni 47 poin pada musim 2022/2023.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
