
Pemain Timnas Indonesia Rizky Ridho Ramadhani saat bertanding melawan Timnas Bahrain pada laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.
JawaPos.com — Langkah Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 benar-benar menyita perhatian dunia. Tim Garuda tampil luar biasa hingga sukses mengatrol ranking FIFA ke posisi 123 per Kamis, 3 April 2025.
Peringkat itu menjadi pencapaian terbaik Indonesia dalam 15 tahun terakhir di pentas internasional. Sebuah pencapaian yang tidak terjadi secara instan, melainkan buah dari kerja keras dan proses panjang yang dijalani semua pihak.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut kenaikan ini sebagai bukti kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Ia pun kembali menegaskan target besar PSSI untuk membawa Indonesia masuk 100 besar dunia.
“Alhamdulillah kemenangan atas Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia zona Asia membuat posisi Indonesia di ranking FIFA naik 4 peringkat ke posisi 123. Peringkat ke-123 ini merupakan posisi terbaik Indonesia di ranking FIFA dalam 15 tahun terakhir,” ucap Erick Thohir dikutip dari LIB.
Erick menjelaskan sejak dirinya menjabat pada Februari 2023, banyak strategi telah dirancang demi mendongkrak kualitas Timnas. Salah satunya adalah proses naturalisasi pemain keturunan yang dilakukan secara selektif dan cermat.
"Kita akan terus kerja keras dan berusaha untuk membawa Indonesia masuk dalam peringkat 100 besar dunia. Bismillah," lanjutnya.
Namun, meskipun pemain diaspora kini menjadi bagian penting, peran pemain lokal dari Liga 1 tidak bisa dikesampingkan. Beberapa dari mereka justru menjadi pilar utama Timnas di setiap laga penting.
Salah satu nama yang bersinar terang di antara pemain lokal adalah Rizky Ridho. Bek muda Persija Jakarta ini merupakan produk asli binaan klub internal Persebaya Surabaya, El Faza.
Ridho mencatatkan sejarah sebagai bek tengah lokal yang berani bersaing dengan para pemain naturalisasi dan tampil konsisten.
Duetnya bersama Jay Idzes dan Justin Hubner di lini belakang menjadi pilar kokohnya pertahanan Timnas.
Keberanian dan kedewasaan Ridho di usia muda membuatnya menjadi pemain yang tak tergantikan. Meski sempat diragukan ketika awal dipromosikan, Ridho membuktikan dirinya layak mengenakan jersey Merah Putih.
Ridho mencetak tiga gol selama fase kualifikasi, membuktikan dirinya bukan hanya bertahan, tetapi juga mengancam saat situasi bola mati. Jumlah golnya menyamai kontribusi striker senior seperti Dimas Drajad.
Total ada 28 gol yang dicetak Timnas Indonesia sepanjang babak kualifikasi ini. Lebih dari setengahnya justru berasal dari kaki-kaki pemain yang bermain di Liga 1.
Ramadhan Sananta dari Persis Solo menjadi top skor sementara dengan empat gol. Diikuti oleh Ridho, Dimas Drajad, Egy Maulana Vikri, Hokky Caraka, dan Witan Sulaeman yang ikut menyumbang angka di papan skor.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022