Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 April 2025 | 00.32 WIB

Dari El Faza Menuju Mimpi Piala Dunia 2026: Kisah Didikan Persebaya Surabaya Rizky Ridho di Balik Meroketnya Ranking Timnas Indonesia

Pemain Timnas Indonesia Rizky Ridho Ramadhani saat bertanding melawan Timnas Bahrain pada laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos. - Image

Pemain Timnas Indonesia Rizky Ridho Ramadhani saat bertanding melawan Timnas Bahrain pada laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.

JawaPos.com — Langkah Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 benar-benar menyita perhatian dunia. Tim Garuda tampil luar biasa hingga sukses mengatrol ranking FIFA ke posisi 123 per Kamis, 3 April 2025.

Peringkat itu menjadi pencapaian terbaik Indonesia dalam 15 tahun terakhir di pentas internasional. Sebuah pencapaian yang tidak terjadi secara instan, melainkan buah dari kerja keras dan proses panjang yang dijalani semua pihak.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut kenaikan ini sebagai bukti kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Ia pun kembali menegaskan target besar PSSI untuk membawa Indonesia masuk 100 besar dunia.

“Alhamdulillah kemenangan atas Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia zona Asia membuat posisi Indonesia di ranking FIFA naik 4 peringkat ke posisi 123. Peringkat ke-123 ini merupakan posisi terbaik Indonesia di ranking FIFA dalam 15 tahun terakhir,” ucap Erick Thohir dikutip dari LIB.

Erick menjelaskan sejak dirinya menjabat pada Februari 2023, banyak strategi telah dirancang demi mendongkrak kualitas Timnas. Salah satunya adalah proses naturalisasi pemain keturunan yang dilakukan secara selektif dan cermat.

"Kita akan terus kerja keras dan berusaha untuk membawa Indonesia masuk dalam peringkat 100 besar dunia. Bismillah," lanjutnya.

Namun, meskipun pemain diaspora kini menjadi bagian penting, peran pemain lokal dari Liga 1 tidak bisa dikesampingkan. Beberapa dari mereka justru menjadi pilar utama Timnas di setiap laga penting.

Salah satu nama yang bersinar terang di antara pemain lokal adalah Rizky Ridho. Bek muda Persija Jakarta ini merupakan produk asli binaan klub internal Persebaya Surabaya, El Faza.

Ridho mencatatkan sejarah sebagai bek tengah lokal yang berani bersaing dengan para pemain naturalisasi dan tampil konsisten.

Duetnya bersama Jay Idzes dan Justin Hubner di lini belakang menjadi pilar kokohnya pertahanan Timnas.

Keberanian dan kedewasaan Ridho di usia muda membuatnya menjadi pemain yang tak tergantikan. Meski sempat diragukan ketika awal dipromosikan, Ridho membuktikan dirinya layak mengenakan jersey Merah Putih.

Ridho mencetak tiga gol selama fase kualifikasi, membuktikan dirinya bukan hanya bertahan, tetapi juga mengancam saat situasi bola mati. Jumlah golnya menyamai kontribusi striker senior seperti Dimas Drajad.

Total ada 28 gol yang dicetak Timnas Indonesia sepanjang babak kualifikasi ini. Lebih dari setengahnya justru berasal dari kaki-kaki pemain yang bermain di Liga 1.

Ramadhan Sananta dari Persis Solo menjadi top skor sementara dengan empat gol. Diikuti oleh Ridho, Dimas Drajad, Egy Maulana Vikri, Hokky Caraka, dan Witan Sulaeman yang ikut menyumbang angka di papan skor.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore