Kapten Persebaya Surabaya, Bruno Moreira (tengah), ketika dikepung pemain Bali United. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya masih punya peluang besar untuk mencetak sejarah di Liga 1 musim ini. Dengan tujuh laga tersisa, tim asuhan Paul Munster kini memasuki fase krusial demi mengejar prestasi terbaik musim 2024/2025.
Berada di posisi ketiga klasemen sementara, Persebaya Surabaya hanya terpaut tipis dari pemuncak klasemen, Persib Bandung. Mereka juga masih harus bersaing ketat dengan Dewa United yang kini berada di posisi kedua.
Laga-laga tersisa bisa menjadi penentu apakah Persebaya Surabaya akan berakhir sebagai juara atau kembali gagal mengangkat trofi.
Jalan yang akan ditempuh pun tidak mudah karena lawan-lawan yang menanti merupakan tim-tim dengan kualitas dan ambisi besar.
Jadwal sisa Green Force tergolong berat karena mereka harus bertemu rival klasik dan tim-tim papan atas. Di antaranya adalah Persija Jakarta, Madura United, Arema FC, hingga Borneo FC dan Bali United.
Paul Munster sadar skuadnya harus tampil sempurna di tujuh laga terakhir jika ingin tetap dalam persaingan perebutan gelar. Setiap poin kini sangat berharga, dan kesalahan sekecil apapun bisa menjadi penyesalan di akhir musim.
Fokus utama saat ini adalah menghadapi laga berat melawan Persija Jakarta yang akan digelar 12 April 2025. Duel klasik ini dipastikan berlangsung panas karena mempertaruhkan gengsi dua klub besar di Indonesia.
Setelah laga kontra Persija, Persebaya Surabaya dijadwalkan menjamu Madura United pada 20 April 2025 di Gelora Bung Tomo.
Laga ini juga tak kalah penting karena Madura United punya catatan impresif musim lalu dan masih jadi ancaman serius musim ini.
Tantangan tak berhenti sampai di situ karena Arema FC menanti Persebaya Surabaya pada 28 April 2025. Derby Jatim ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga harga diri dan rivalitas panjang dua tim.
Lalu, Persebaya Surabaya harus bertandang ke markas Persik Kediri pada 5 Mei 2025. Laga ini bisa menjadi batu sandungan karena Persik selalu tampil ngotot saat menjamu tim besar.
Selanjutnya, Persebaya Surabaya akan menjamu Semen Padang pada 18 Mei 2025. Namun di hari yang sama, mereka juga dijadwalkan bertandang ke markas Borneo FC, menimbulkan spekulasi soal perubahan jadwal.
Borneo FC sendiri merupakan kandidat kuat juara musim ini dengan rekor kandang luar biasa. Laga ini bisa menjadi duel hidup mati bagi kedua tim dalam menentukan nasib di papan atas.
Penutup musim bagi Persebaya Surabaya akan terjadi pada 24 Mei 2025 saat mereka menjamu Bali United. Laga ini bisa saja menjadi laga final tak resmi jika persaingan tetap ketat hingga pekan terakhir.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
