Stadion Gelora BJ Habibie, Pare-Pare, Sulses. (Arnas Padda/Antara)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali mengirimkan surat protes ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait kondisi Stadion Gelora BJ Habibie Parepare. Stadion yang menjadi kandang PSM Makassar itu dinilai belum 100 persen siap menggelar laga Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Dari video yang dirilis tim media Persebaya Surabaya, terlihat jelas masih ada sisa material renovasi di luar area stadion. Material tersebut belum sepenuhnya dibersihkan dan bisa membahayakan keamanan penonton.
Media Officer Persebaya, Jonathan Yohvinno, menegaskan pihaknya sudah melaporkan kondisi ini ke PT LIB. Dalam surat sebelumnya, PT LIB menyatakan stadion siap digunakan, tetapi kenyataannya masih banyak kekurangan.
“Kita Persebaya malam ini mengirimkan surat lagi ke PT LIB untuk melaporkan kondisi stadion BJ Habibie, dalam surat sebelumnya PT LIB menyatakan kondisi stadion sudah siap, namun yang kami dapati masih belum selesai 100 persen, banyak material bangunan di tribun penonton yang membahayakan, pendingin ruangan ganti pun tidak beroperasi,” Jonathan Yohvinno, Media Officer Persebaya Surabaya, Kamis (6/3/2025).
Salah satu masalah yang mencolok adalah kondisi tribun penonton yang masih dalam tahap renovasi. Banyak material bangunan yang berserakan dan dinilai dapat membahayakan keselamatan.
Tak hanya itu, fasilitas pendingin ruangan atau AC di ruang ganti pemain juga dilaporkan tidak berfungsi. Kondisi ini tentu sangat mengganggu kenyamanan dan persiapan tim tamu sebelum bertanding.
Meski menghadapi situasi ini, Persebaya Surabaya tetap berkomitmen tampil maksimal di laga melawan PSM Makassar. Mereka tak ingin menjadikan masalah stadion sebagai alasan untuk menyerah.
Sementara itu, reaksi dari Bonek—suporter setia Persebaya Surabaya—juga bermunculan di media sosial. Melalui akun Instagram @info_bonek_indonesia, mereka menyuarakan kekecewaan atas kondisi stadion.
Bonek menilai seharusnya renovasi stadion diselesaikan lebih dulu sebelum digunakan untuk pertandingan resmi. Mereka juga menyarankan agar ada verifikasi kelayakan stadion demi kenyamanan penonton dan suporter PSM sendiri.
Beberapa komentar Bonek bahkan menyentil keputusan Panpel yang tetap memaksakan stadion ini digunakan. Mereka khawatir kondisi stadion yang belum selesai dapat membahayakan keselamatan semua pihak.
Tak sedikit juga yang menyoroti narasi suporter PSM yang menuding Persebaya Surabaya takut bermain di Parepare. Namun, fakta di lapangan menunjukkan kekhawatiran Persebaya Surabaya beralasan karena menyangkut keselamatan pemain dan ofisial.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang ke Parepare dengan kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan telak atas Persib Bandung. Green Force sukses membekuk Maung Bandung dengan skor 4-1 di Stadion Gelora Bung Tomo.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
