Iran Junior dikawal ketat pemain PSM, Daisuke Sakai, dalam pertandingan pekan ke-25 (Dok. Madura United)
JawaPos.com - Madura United harus menerima pelajaran berharga ketika menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan pada Minggu (2/3) malam. Tiga gol bersarang di gawang Adhitya Harlan dengan satu gol balasan dari Lulinha tak mampu menghindarkan kekalahan pertama selama dilatih oleh Angel Alfredo Vera. Sang pelatih asal Argentina itu pun mengungkapkan kesalahan anak asuhnya di pertandingan tersebut.
Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu mengatakan bahwa kekalahan kemarin akibat dari kurangnya komunikasi antar lini tengah dan lini depan. Strategi yang coba dijalankan pada babak pertama terbukti gagal total dengan skor yang berakhir sama kuat 0-0. Kelengahan itu berlanjut hingga babak kedua berjalan dan PSM Makassar menghukum kesalahan-kesalahan kolektif Laskar Sape Kerrab sehingga harus menderita kebobolan sebanyak tiga kali.
"Kami sudah membuat strategi untuk menekan lebih awal sejak menit pertama. Awalnya semua berjalan mulus dengan kami mencoba terus menyuplai bola dari tengah ke depan. Tetapi masalah muncul lantaran jarak antar lini terlalu jauh. Sehingga kami gagal mencetak gol," beber Angel Alfredo Vera.
Madura United harus puas atas kekalahan itu yang memaksa posisinya di klasemen melorot kembali ke zona degradasi. Madura United kini duduk di peringkat ke-17 dengan koleksi 21 poin dan tergusur oleh Persis Solo yang meraih kemenangan atas Borneo FC kemarin malam. "Lalu di babak kedua kami tertekan dan PSM berhasil mendapat gol cepat. Hal itu memaksa kami bermain terbuka namun hal itu jadi kerugian untuk kami," tambah Alfredo Vera.
Madura United yang tampil digdaya di musim lalu berkat pencapaiannya sampai ke final Championship Series berbanding terbalik dengan pencapaiannya di musim ini. Madura United terdampar di zona degradasi lantaran mengalami hasil buruk di awal-awal Liga 1 bergulir di musim ini.
"Kami berusaha keras untuk mengembalikan keadaan, tetapi beberapa peluang kami gagal dimaksimalkan, kami kesulitan untuk mencetak gol," tutup Angel Alfredo Vera mengenai upaya anak asuhnya mengejar ketertinggalan.
Laga selanjutnya akan mempertemukan Madura United menghadapi PSIS Semarang di Stadion Jatidiri pada Minggu (16/3) malam. Skuad Angel Alfredo Vera harus bekerja keras di sesi latihan agar bisa meraih tiga poin di laga berikutnya.
Tambahan poin penuh akan menyelamatkan Madura United dari jeratan degradasi ke Liga 2 musim depan. Kompetisi Liga 1 menyisakan 9 pekan krusial untuk klub-klub di zona degradasi untuk menentukan nasibnya apakah tetap bertahan atau harus hengkang.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
