Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Februari 2025 | 22.48 WIB

PSIM Yogyakarta Promosi, Kini 5 Dari 7 Pendiri PSSI Ada Di Level Teratas Sepak Bola Indonesia

Striker PSIM asal Brasil Rafinha (dua dari kanan) merayakan gol bersama rekan setimnya. (Dok. Instagram PSIM Jogja)

JawaPos.com – Klub juara Liga 2 2024-2025, PSIM Yogyakarta memiliki peran dalam pembentukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Bersama VIJ Jakarta, BIVB Bandung, IVBM Magelang, VVB Solo, MVB Madiun, dan SIVB Surabaya, mereka bersepakat mendirikan PSSI pada 19 April 1930 sebagai organisasi perjuangan bangsa lewat sepak bola di Yogyakarta.

VIJ Jakarta kini menjadi Persija Jakarta. BIVB Bandung jadi Persib Bandung. IVBM saat ini bernama PPSM Magelang. VVB Solo menjadi Persis Solo. MVB Madiun menjadi PSM Madiun. Kemudian SIVB Surabaya adalah Persebaya Surabaya.

Dengan promosinya PSIM maka Liga 1 musim depan berpotensi diisi 5 klub pendiri PSSI. Dengan catatan 4 klub lain seperti Persis, Persebaya, Persija, dan Persib tak degradasi.

Nasib kurang baik dialami 2 klub pendiri PSSI lainnya. PSM Madiun terdegradasi ke Liga 4 musim 2025-2026. Sedang PPSM masih berada di Liga 4 Jateng.

Nah, pada awal pembentukan PSIM pada 5 September 1929, klub ini bernama Persatuan Sepak Raga Mataram (PSM). Namun kemudian untuk menegaskan identitas keindonesiaan pada 27 Juli 1930, ditambahkan nama Indonesia dalam namanya.

Lantas PSM setelah 27 Juli 1930 resmi berganti nama menjadi Persatuan Sepak Bola Indonesia Mataram (PSIM). Selain penambahan kata Indonesia, kata Sepak Raga juga disubstitusi dengan Sepak Bola.

Pada awal kompetisi era perserikatan, PSIM hanya sekali meraih juara. Yaitu pada 1932. Sedangkan periode 1931, 1939, 1940, dan 1943, Laskar Mataram, julukan PSIM, tampil sebagai runner-up.

Untuk periode 1970-an dan 1980-an, PSIM tak pernah berprestasi dengan menggondol juara kompetisi perserikatan. 

Ketika penyatuan kompetisi perserikatan dengan Galatama (kompetisi klub profesional Indonesia, Red) dengan nama Liga Indonesia Divisi Utama pada musim 1994-1995, PSIM tampil di sana.

Semusim di pentas tertinggi, PSIM kemudian melorot ke Divisi Satu. Musim 1998-1999 dan 1999-2000, PSIM main di Divisi Utama.

Musim 2001-2005, dihabiskan PSIM di Divisi Satu. Di musim 2005, PSIM jadi juara Divisi Satu yang merupakan cikal bakal Liga 2 di periode berikutnya.

Musim 2006, PSIM mundur dari kompetisi karena wilayah Jogja terkena bencana alam berupa gempa yang menewaskan ribuan orang. Namun kemudian PSSI menyatakan musim itu tak ada promosi degradasi sehingga PSIM dan tetangganya, PSS Sleman tetap berada di kompetisi teratas.

Periode 2007-2008, PSIM lalu degradasi dan bermain di Divisi Utama. Sejak periode tersebut, PSIM menghabiskan waktunya di kompetisi level dua sepak bola Indonesia.

Kemudian akhirnya setelah 18 tahun di level kedua sepak bola Indonesia, PSIM promosi ke Liga 1 buat musim 2025-2026. Dan hebatnya tak sekadar promosi, tim Kota Pelajar itu naik level dengan jalan jadi juara Liga 2. 

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore