Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Februari 2025 | 20.02 WIB

Ramadhan Sananta Berjuang Masuk Timnas, Begini Caranya Menarik Perhatian Patrick Kluivert

Gol dramatis Ramadhan Sananta di menit akhir menghancurkan harapan Paul Munster untuk membawa pulang poin penuh. (Dok. Persis)

 

JawaPos.com - Penyerang Persis Solo, Ramadhan Sananta, menunjukkan tekad kuat untuk menembus skuad Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan pelatih anyar, Patrick Kluivert. Dengan pendekatan yang unik, Sananta berusaha menarik perhatian sang legenda sepak bola Belanda itu demi mendapatkan tempat di tim Garuda.

Patrick Kluivert, yang resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 12 Januari 2025, telah memulai tugasnya dengan memantau langsung pertandingan Liga 1 2024/2025. Mantan bintang Barcelona itu aktif mengamati para pemain lokal guna menentukan skuad terbaik untuk menghadapi lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Sananta sadar bahwa persaingan di lini depan Timnas Indonesia semakin ketat, terutama setelah sejumlah pemain naturalisasi seperti Ole Romeny resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Namun, hal ini justru semakin memotivasinya untuk tampil lebih impresif di sisa musim Liga 1.

Strategi Sananta Menarik Perhatian Kluivert

Dalam sebuah acara bersama Timnas Indonesia di Kota Tua, Jakarta, Sabtu (22/2), Sananta mengungkapkan strategi utamanya untuk bisa masuk ke dalam radar Kluivert.

"Saya optimis bisa masuk Timnas, tapi sebelum itu saya harus menunjukkan permainan terbaik saya di sisa pertandingan Liga 1," ujarnya.

Sananta menyadari bahwa setiap pelatih memiliki kriteria yang berbeda dalam memilih pemain. Ia mengakui bahwa belum pernah dilatih langsung oleh Kluivert, tetapi tetap berharap bisa memberikan kesan positif di mata sang pelatih.

"Setiap pelatih punya cara masing-masing dalam memilih pemain. Saya belum pernah bekerja sama dengan Coach Patrick Kluivert, tapi saya berharap bisa belajar banyak dari beliau," tambahnya.

Keinginan Sananta untuk belajar dari Kluivert bukan tanpa alasan. Sebagai mantan penyerang top dunia, Kluivert dikenal memiliki teknik dan kecerdasan dalam membaca permainan. Sananta pun berharap bisa mendapatkan banyak ilmu dari pelatih yang pernah bersinar bersama Timnas Belanda itu.

"Beliau adalah striker hebat di masanya dan saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk banyak belajar darinya, terutama dalam hal menjadi target man yang efektif," kata Sananta.

Persaingan Ketat di Lini Depan Timnas Indonesia

Posisi penyerang tengah di Timnas Indonesia saat ini semakin kompetitif. Selain Ramadhan Sananta, ada nama-nama lain seperti Dimas Drajad dan Ilija Spasojevic yang masih berpeluang dipanggil. Ditambah lagi dengan hadirnya pemain naturalisasi seperti Ole Romeny, yang menambah opsi bagi Kluivert di lini serang.

Namun, Sananta tidak gentar menghadapi persaingan tersebut. Ia justru menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang dan membuktikan dirinya layak berseragam Garuda.

Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga penting pada Maret 2025, yaitu melawan Australia di Sydney Football Stadium pada 20 Maret, serta menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno lima hari berselang.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore