Gelandang Persebaya, Francisco Rivera menjalani sesi latihan sebagai persiapan jelang menghadapi Dewa United. (Istimewa)
JawaPos.com - Francisco Rivera menunjukkan magisnya saat Persebaya mengalahkan PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya akhir pekan lalu.
Satu-satunya gol Persebaya yang dicetak Bruno Moreira tidak lepas dari peran Rivera. Lewat umpan datarnya kepada Bruno, pemain asal Brasil itu kemudian menggocek bola ke kiri dan menembak ke pojok kanan gawang PSBS hingga kiper tim tamu gagal menghalaunya.
Bruno Moreira tentu saja lebih mendapat sorotan berkat golnya tersebut. Ia bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan itu oleh Liga 1 Match.
Namun secara statistik, rating performa Rivera ternyata lebih tinggi daripada Bruno. Mengutip dari Sofascore, Rivera mendapat nilai 7,7 atau nilai tertinggi dibandingkan para pemain Green Force lainnya. Sedangkan Bruno hanya 7,0.
Dari aspek jumlah tembakan, gelandang asal Meksiko itu memang terbilang minim saat laga akhir pekan kemarin, yaitu satu tembakan melenceng tanpa shoot on goal. Namun, ia adalah pengatur serangan dan penyeimbang permainan di lapangan tengah.
Ia melakukan lima dribble sukses dari tujuh percobaan, tiga kreasi peluang dan empat umpan kunci. Akurasi passingnya juga cukup tinggi yaitu 72 persen, dengan mencatatkan dua umpan panjang tepat sasaran.
Mantan pemain Madura United itu juga rajin membantu pertahanan. Ia memenangi lima duel di lapangan, tiga intersep, dan satu tekel sukses.
Pergerakan dinamis Rivera dalam duel tersebut terlihat juga melalui heat map, dimana ia terlihat bergerak hampir di seluruh area lapangan tengah dan sesekali membantu di area pertahanan.
Secara keseluruhan, sejauh ini pemain berusia 30 tahun tersebut telah mencatatkan empat gol, empat assist, 40 kreasi peluang, 15 tekel sukses, dan lebih dari 470 operan sukses.
Maka tak heran jika ia dianggap sebagai ruh permainan Persebaya karena saat Rivera main, Green Force memang jarang menelan kekalahan.
Tantangan terdekat Rivera adalah membantu mencuri poin bagi Persebaya dari kandang Dewa United pada Jumat (21/2) pukul 19.00 WIB di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
