
Bruno Moreira (kiri) saat membela Persebaya musim 2025-2026. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Bruno Moreira memegang peran panting bagi Persebaya Surabaya dalam beberapa musim belakangan. Setelah bergabung dengan klub Kota Pahlawan dalam empat musim, Bruno per musim 2026-2027 memilih berkarir bersama klub lain.
Dikutip dari situs resmi liga, pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengatakan, Bruno Moreira adalah pemain dengan penampilan cemerlang dalam timnya. Pada super league musim 2025-2026, dalam 28 pertandingan yang dijalani, Bruno mencatatkan 12 gol dan tujuh umpan gol.
"Dia adalah kapten tim kami, sosok penting di dalam maupun di luar lapangan. Jika melihat penampilannya sepanjang musim, terutama setelah laga terakhir melawan Persik yang kami menangi 5-0, Bruno menunjukkan kualitas yang luar biasa,” puji Tavares dikutip dari situs liga.
Baca Juga:Timnas Amerika Serikat Tumbang 1-2 dari Jerman, Pelajaran Berharga Sebelum Piala Dunia 2026
"Sebagai pelatih, saya melihat dia memberikan kontribusi maksimal untuk tim. Baik melalui gol, assist, kerja defensif, maupun kontribusi saat menyerang," tambah pelatih asal Portugal itu.
Soal kepindahan Bruno dan bergabung dengan klub Thailand, Port FC, Tavares menghormati keputusan itu. Sebab menurut Tavares, pihak klub sudah mengupayakan hal terbaik untuk memagari Bruno.
"Pada akhirnya, dia memutuskan untuk melanjutkan karier di tempat lain. Tentu kami menghormati keputusan tersebut. Dalam sepak bola, setiap pemain memiliki hak untuk menentukan jalan terbaik bagi karier dan keluarganya," ujar Tavares.
Baca Juga:Timnas Argentina Tumbangkan Honduras 2-0 Tanpa Lionel Messi, Martinez dan Simeone Jadi Penyelamat
"Saya tahu manajemen sudah berupaya memberikan penawaran terbaik agar dia tetap bersama Persebaya. Namun terkadang dalam kehidupan, tidak semua hal berjalan sesuai harapan," lanjut eks pelatih PSM Makassar itu.
Selama bermain di Persebaya, dalam catatan Transfermarkt, Bruno memakai dua nomor punggung. Yaitu nomor 99 dan 10. Nomor 99 dipakai Bruno musim 2021-2022 serta 2023-2024. Lalu nomor punggung 10 digunakan pemain Brasil itu musim 2024-2025 dan 2025-2026.
Sejak tampil di level teratas sepak bola Indonesia yaitu Liga 1 pada 2018, dari data Transfermarkt tidak ada pemain yang menggunakan nomor punggung 10 di Persebaya lebih dari dua musim. Entah karena nomor 10 adalah beban atau sering dianggap nomor keramat sebab dipakai pemain-pemain legendaris.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
