Firza Andika dirumorkan jadi salah satu buruan lokal Persebaya Surabaya. (Media Persija)
JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena mewanti-wanti anak asuhnya untuk mengontrol emosi saat menghadapi Persib Bandung akhir pekan nanti. Dia berharap tak ada kartu merah yang diterima penggawa Macan Kemayoran lagi.
Kartu merah jadi satu hal yang disoroti oleh Carlos Pena setiap pertandingan besar. Terutama dalam laga sarat gengsi seperti Persija Jakarta vs Persib Bandung. Sebab tensi laga tinggi karena ada rivalitas sejak lama.
Bukti paling nyata adalah saat Persija menghadapi Persib pada putaran pertama Liga 1 2024/2025. Tepatnya pada 23 September 2024 lalu, di mana laga berjalan sangat keras.
Bahkan pemain baik Persija maupun Persib harus dapat kartu merah. Pertama adalah fullback kiri Macan Kemayoran, Firza Andika (28'). Kemudian pemain Pangeran Biru yang diusir adalah Marc Klok (62').
Carlos Pena sebagai pelatih Persija pun sadar mengenai kondisi pertandingan melawan Persib. Tensi dan emosi yang muncul dalam laga klasik ini sangatlah besar.
"Besok akan jadi laga yang sangat emosional. Saya pikir salah satu hal terpenting yang harus kita kontrol di laga besok adalah emosi para pemain," katanya.
Diakui Pena, Persija tak boleh mengulangi kejadian seperti putaran pertama. Kartu merah Firza di pertengahan babak pertama disebut olehnya sangat merugikan Macan Kemayoran.
"Karena di pertemuan pertama kami mendapatkan kartu merah dan itu sulit untuk kami kembali ke pertandingan," katanya.
"Jadi, besok emosinya akan sangat, sangat tinggi, kuat, dan kita perlu mengontrol hal tersebut, itu sangat penting," ucap Pena menambahkan.
Karena itu, Carlos Pena menyatakan bahwa hal yang ditekankan olehnya kepada para pemain Persija Jakarta adalah menjaga dan mengontrol emosi
"Jadi, hal terpenting pertama adalah keputusan saya, pemain mana saja yang akan saya pilih untuk pertandingan besok. Saya selalu mengatakan ini kepada para pemain bahwa sangat penting untuk mengontrol emosi," terang Pena.
Lebih lanjut Pena menyatakan bahwa pesan itu bukan hanya diperuntukkan kepada pemain Persija saja, tapi juga wasit yang memimpin pertandingan. Dia berharap pengadil lapangan dapat bekerja dengan baik.
"Saya berharap besok performa wasit bisa baik menurut pertandingan. Jadi, besok akan sangat penting performa kedua tim, wasit, dan juga wasit yang menggunakan VAR," terang pelatih asal Spanyol ini.
"Saya berharap setelah laga tidak ada satupun yang berkata mengenai wasit karena itu adalah sinyal bahwa dia melakukan tugasnya dengan baik," tutup Carlos Pena.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
