Potret mantan pelatih Persebaya Surabaya Aleksandar Dimitrov Kostov semasa hidupnya. (corner.dir.bg)
JawaPos.com — Aleksandar Dimitrov Kostov mungkin lebih dikenal sebagai pelatih asing pertama yang pernah menangani Persebaya Surabaya. Namun, Sasho Kostov, sapaan akrabnya, tidak banyak yang tahu ia memiliki jejak sejarah di Bulgaria yang sangat unik dan menarik.
Pada tanggal 4 Juni 1961, Kostov turut ambil bagian dalam pertandingan resmi pertama yang digelar di Stadion Hristo Botev berdasarkan arsip trafficnews.bg. Saat itu, ia membela Botev Plovdiv dalam laga melawan Cherno More Varna yang berakhir dengan kemenangan 4-2 untuk timnya.
Botev Plovdiv baru saja meresmikan stadion barunya pada 14 Mei 1961 dengan pertandingan uji coba melawan CCA Steaua Rumania. Namun, pertandingan resmi pertama di stadion ini baru benar-benar terjadi pada 4 Juni saat Botev menghadapi Cherno More.
Pertandingan ini merupakan laga pekan ke-24 di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Bulgaria. Saat itu, Botev tengah berjuang untuk menembus tiga besar, sementara Cherno More berusaha menghindari degradasi.
Botev menurunkan susunan pemain terbaiknya, termasuk Sasho Kostov yang menjadi bagian penting dalam skema permainan. Laga ini dipimpin oleh wasit ternama Dimitar Tsanev, yang kemudian dikenal sebagai penulis buku-buku tentang perwasitan sepak bola Bulgaria.
Botev langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal dan berhasil membuka keunggulan di menit ketujuh. Ivan Sotirov, pemain Albania yang membela Botev, mencetak gol pertama setelah menerima umpan dari Hristo Iliev.
Tekanan terus diberikan oleh Botev, dan hasilnya pada menit ke-36, Sotirov kembali mencatatkan namanya di papan skor. Namun, tiga menit kemudian, Georgi Dimitrov dari Cherno More memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Di babak kedua, pelatih Botev melakukan pergantian dengan memasukkan Dinko Dermendzhiev pada menit ke-60. Pergantian ini membuahkan hasil ketika Dermendzhiev mencetak gol ketiga Botev pada menit ke-67 setelah menerima umpan dari Miki Kostadinov.
Sasho Kostov ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-88, mengubah skor menjadi 4-1. Cherno More sempat membalas melalui gol Petar Dudunov di menit ke-90, tetapi Botev tetap keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Botev yang tengah bersaing ketat di papan atas klasemen. Pada akhir musim, mereka berhasil meraih posisi ketiga dengan selisih satu poin dari Levski Sofia di peringkat kedua.
Ivan Sotirov, yang mencetak dua gol dalam laga tersebut, akhirnya keluar sebagai top skor liga dengan 20 gol. Ia menjadi pemain Botev pertama yang meraih gelar pencetak gol terbanyak di liga tertinggi Bulgaria.
Di sisi lain, Cherno More berhasil menghindari degradasi dengan selisih hanya satu poin dari Spartak Sofia. Mereka menyelesaikan musim di peringkat ke-12, sebuah pencapaian yang cukup untuk bertahan di liga.
Pertandingan bersejarah ini tetap dikenang sebagai laga resmi pertama di Stadion Hristo Botev yang kini menjadi ikon bagi Botev Plovdiv. Sasho Kostov, yang kemudian melanjutkan karier sebagai pelatih, menjadi bagian dari sejarah tersebut.
Perjalanan Kostov dalam dunia sepak bola tidak berhenti di Bulgaria, karena ia kemudian merambah ke berbagai negara. Salah satu petualangan terbesarnya adalah menjadi pelatih asing pertama Persebaya Surabaya, sebuah klub dengan sejarah panjang di Indonesia.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
