Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Januari 2025 | 23.26 WIB

Bonek Berharap Persebaya Surabaya Hapus Dahaga Gelar Juara Selama 20 Tahun, Empat Kekalahan Beruntun Jadi Ujian untuk Bangkit di Liga 1 2024/2025

Skuad Persebaya Surabaya jajal lapangan untuk persiapan lawan Barito Putera. (Instagram @officialpersebaya) - Image

Skuad Persebaya Surabaya jajal lapangan untuk persiapan lawan Barito Putera. (Instagram @officialpersebaya)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya yang memulai musim dengan ambisi besar kini berada dalam periode suram setelah menelan empat kekalahan beruntun di Liga 1 2024/2025. Kekalahan terakhir datang saat mereka ditekuk Barito Putera 0-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (25/1/2025).

Pelatih Persebaya, Paul Munster, mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa tim. Dalam empat pertandingan terakhir, Bajul Ijo kebobolan 10 gol dan hanya mencetak satu gol lewat penalti. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar tentang kemampuan tim yang sebelumnya tampil kompetitif di paruh pertama musim.

Musim ini awalnya menjadi musim penuh harapan bagi Bonek. Persebaya yang terakhir kali meraih gelar juara di Divisi Utama 2004 diharapkan bisa mengakhiri puasa gelar selama 20 tahun. Dukungan Bonek yang luar biasa selalu memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo, tetapi performa tim semakin menurun sejak pertengahan musim.

Setelah tampil gemilang di paruh pertama musim dan menduduki peringkat kedua klasemen hingga pekan ke-16, Persebaya kini mulai tergelincir. Posisi mereka di runner-up klasemen sementara dengan 37 poin harus tergusur karena Persija Jakarta yang memiliki satu poin lebih banyak dan berhasil bersandar di runner-up pekan ini.

Paul Munster tak menutupi rasa frustrasinya terhadap performa tim. Kekalahan dari Barito Putera, dengan tiga gol dari Matias Mier, memperlihatkan kelemahan besar di lini belakang dan kurangnya kreativitas di lini depan.

“Kami kebobolan gol yang tidak dapat diterima, dan yang lebih mengecewakan adalah kurangnya peluang untuk mencetak gol. Kami tidak bisa hanya bergantung pada pertahanan, tetapi juga butuh pemain yang bisa menyelesaikan peluang,” ujar Munster.

Permainan monoton dan kurangnya kontribusi pemain andalan menjadi perhatian serius. “Pemain harus menyadari bahwa mereka bermain untuk Persebaya, klub besar, dan ekspektasi itu ada. Empat kekalahan beruntun adalah hal yang tidak dapat diterima,” tambahnya.

Langkah Menuju Kebangkitan

Persebaya telah mendatangkan sejumlah pemain baru seperti Flavio Silva, Francisco Rivera, dan Mohammed Rashid di awal musim untuk memperkuat skuad. Namun, adaptasi yang lambat dari pemain baru ini serta cedera beberapa pemain kunci membuat performa tim tidak stabil.

Bonek masih berharap perubahan signifikan dapat terjadi di sisa musim ini. Beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain:

  1. Perbaikan Pertahanan: Lini belakang yang rapuh menjadi alasan utama kekalahan beruntun.
  2. Efektivitas di Depan Gawang: Penyerang seperti Flavio Silva diharapkan bisa lebih klinis dalam memanfaatkan peluang.
  3. Mental Juara: Pemain harus menunjukkan mentalitas pemenang di lapangan, mengingat tekanan dari posisi mereka di papan atas.
    Harapan Tetap Ada

Meskipun berada dalam situasi sulit, harapan Bonek untuk melihat Persebaya kembali bangkit masih tinggi. Dukungan penuh suporter di setiap pertandingan menjadi modal besar bagi Bajul Ijo untuk kembali ke jalur kemenangan.

“Kami tidak menyerah. Persebaya harus bangkit dan memperbaiki situasi ini. Trofi juara memang sulit, tapi kami percaya semuanya masih mungkin,” ungkap salah satu Bonek.

Ke depan, Persebaya akan menghadapi jadwal berat, termasuk laga melawan rival-rival kuat seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta. Jika tidak segera memperbaiki performa, posisi mereka di papan atas klasemen bisa tergeser, dan harapan untuk mengakhiri 20 tahun tanpa gelar semakin memudar.

Bonek tetap optimistis. Dengan kerja keras, strategi yang tepat, dan semangat juang tinggi, musim ini masih bisa menjadi momen kebangkitan Green Force. Akankah Persebaya mampu kembali ke jalur kemenangan? Kita tunggu aksi mereka di laga berikutnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore