Para pemain Timnas Indonesia mengikuti latihan untuk persiapan Piala AFF 2024 di Bali United Training Center, Gianyar, Bali. (ANTARA)
JawaPos.com - Para pemain timnas Indonesia benar-benar mempersiapkan fisik secara maksimal untuk menghadapi Piala AFF 2024. Target juara memang menjadi prioritas, tapi ada tujuan lain terkait hal itu.
Pelatih fisik timnas Indonesia Shin Sang-gyu menjelaskan bahwa latihan fisik intensitas tinggi yang dilakukan para pemain saat training center di Bali bertujuan agar bisa mengimbangi fisik pemain-pemain senior negara lain yang akan menjadi lawan tim Garuda.
Sebagaimana diketahui bahwa Shin Tae-yong mengirim para pemain U-22 untuk turnamen Piala AFF 2024. Maka dari itu, jika fisik mereka tidak dilatih secara maksimal, maka bisa menjadi bulan-bulanan tim kuat Asia Tenggara.
Shin menambahkan semakin mendekati laga perdana Piala AFF, latihan fisik para pemain juga semakin meningkat intensitasnya.
"Masih ada waktu yang cukup untuk pertandingan pertama lawan Mynamar tapi tetap saja kita perlu menghabiskan waktu dengan baik dan itu sebabnya kami memasang intensitas dalam tiga hari terakhir," kata Shin seperti dikutip Antara dari Instagram resmi timnas Indonesia.
Ia menambahkan jika para pemain mengalami otot pegal dan kelelahan, hal itu bisa dimaklumi, namun mereka akan beradaptasi dengan rasa kelelahan itu.
"Mungkin berat bagi pemain, mereka punya DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness) otot pegal dan kelelahan tapi cepat atau lambat mereka akan beradaptasi dengan kelelahan ini, kemudian segara setelah mereka pulih dan tingkat kebugaran mereka, anda tahu akan jauh lebih baik dari sebelumnya," tambah dia.
Ia juga mengungkapkan bahwa intensitas latihan fisik para pemain akan berbeda saat akan menjalani pertandingan.
"Seperti dalam satu hari sebelum pertandingan, tetap saja kita bisa melakukan latihan di gym tapi tidak dalam intenstitas tinggi. Hanya sedikit latihan tubuh inti atau latihan tambahan dan ini cukup," kata dia.
Di Piala AFF 2024, Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam. Indonesia akan menjalani pertandingan pertama dengan bertandang ke Stadion Thuwunna, Yangon menghadapi tuan rumah Myanmar pada Senin (9/12) mendatang.
Setelah melawan Myanmar, tim asuhan Shin Tae-yong akan bermain di kandang melawan Laos pada 12 Desember. Laga akan digelar di Stadion Manahan, Solo.
Dua pertandingan setelahnya adalah bertandang melawan Vietnam pada 15 Desember di Stadion Phu Tho Provincial dan ditutup melawan Filipina di Manahan pada 21 Desember.
Sebagai informasi, Indonesia belum pernah sekalipun menjuarai turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara ini. Prestasi terbaik Tim Garuda adalah menjadi runner up sebanyak enam kali, yaitu pada 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
