Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 November 2024 | 21.41 WIB

Intip 3 Pemain Lokal Potensial untuk Persebaya Surabaya, Amunisi Baru Demi Gelar Juara Liga 1

 

Hansamu Yama bisa jadi pelapis Kadek Raditya untuk mempertebal barisan lini belakang Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya terus memanaskan rumor transfer jelang pembukaan bursa paruh musim Liga 1 2024/2025. Klub kebanggaan Bonek ini mulai dikaitkan dengan beberapa nama pemain yang dianggap mampu meningkatkan kedalaman skuad.

Tak hanya membidik pemain asing, manajemen Green Force juga mulai melirik beberapa putra daerah untuk dijadikan amunisi tambahan. Langkah ini menjadi sinyal bahwa Persebaya Surabaya serius memanfaatkan bursa transfer untuk memperkuat posisi mereka di puncak klasemen.

Saat ini, Persebaya Surabaya memimpin klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 24 poin dari 11 pertandingan. Dengan performa apik ini, Paul Munster tentu ingin menjaga momentum timnya agar tetap konsisten hingga akhir musim.

Di tengah kabar buruan pemain asing seperti Jucie Lupeta dan Vitor Barata, Persebaya Surabaya juga dirumorkan membidik tiga pemain lokal berkualitas. Menariknya, ketiga nama ini memiliki ikatan kuat dengan Jawa Timur dan dinilai layak memperkuat Green Force.

Nama pertama adalah Dwiki Mardiyanto, winger kanan berbakat yang kini membela Deltras FC di Liga 2. Dwiki adalah jebolan Persebaya Surabaya junior dan sempat bermain bersama bintang Timnas Indonesia, Rizky Ridho, sebelum hijrah ke klub lain.

Pemain berusia 24 tahun ini tampil impresif bersama Deltras FC dengan catatan 3 gol dan 3 assist dari 8 pertandingan. Penampilannya yang konsisten membuatnya layak masuk radar Persebaya Surabaya untuk memperkuat sektor sayap mereka.

Dwiki juga memiliki peluang besar untuk bergabung karena kontraknya di Deltras akan habis akhir musim ini. Dengan status sebagai putra daerah asli Surabaya, ia menjadi pilihan ideal untuk menambah kedalaman lini depan Persebaya Surabaya.

Nama berikutnya adalah gelandang serang berpengalaman, Evan Dimas Darmono. Pemain yang pernah menjadi kapten Timnas Indonesia ini adalah putra asli Surabaya dan produk binaan Persebaya junior.

Namun, hingga kini, Evan Dimas belum pernah memperkuat Persebaya Surabaya di level senior. Hal ini tak lepas dari keputusannya bermain untuk Surabaya United di era dualisme PSSI yang membuat jalannya berpisah dengan Green Force.

Peluang Persebaya Surabaya merekrut Evan Dimas cukup terbuka mengingat kontraknya bersama Persik Kediri akan habis pada akhir musim ini. Apalagi, Evan baru mencatatkan satu laga bersama Persik dengan total 22 menit bermain, membuat situasinya rentan untuk hengkang.

Jika Persebaya Surabaya serius mengajukan tawaran, mereka hanya perlu membayar sisa kontrak Evan Dimas tanpa biaya penuh. Dengan rekam jejak dan kualitasnya, Evan Dimas bisa menjadi tambahan kekuatan di lini tengah untuk mendukung ambisi Persebaya Surabaya.

Nama terakhir yang dirumorkan adalah bek tangguh Persija Jakarta, Hansamu Yama. Pemain asal Mojokerto ini sebelumnya pernah memperkuat Persebaya Surabaya dan dikenal sebagai salah satu bek terbaik di Indonesia.

Kontrak Hansamu di Persija akan habis pada 31 Mei 2025, membuatnya berpotensi kembali ke Persebaya Surabaya melalui skema peminjaman atau transfer. Dengan pengalaman dan kemampuan bertahannya, Hansamu Yama bisa menjadi pilar penting di lini belakang Green Force.

Jika Persebaya Surabaya ingin memulangkan Hansamu, mereka harus menawarkan proposal menarik kepada Persija untuk memastikan kesepakatan. Skema transfer atau opsi peminjaman dengan klausul permanen bisa menjadi solusi terbaik bagi kedua belah pihak.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore