Paul Munster yakin skuad Persebaya Surabaya bisa full team saat hadapi Persija Jakarta. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya saat ini tengah fokus pada pemulihan beberapa pemain andalannya yang mengalami cedera. Nama-nama penting seperti Ernando Ari Sutaryadi, Malik Risaldi, Rizky Dwi, dan M. Hidayat menjadi perhatian utama tim medis dan pelatih kepala, Paul Munster, dalam mempersiapkan skuad untuk laga besar melawan Persija Jakarta pada 22 November mendatang.
Paul Munster, yang sejak awal musim memimpin Persebaya Surabaya, optimistis pemain-pemain ini bisa kembali bugar tepat waktu. Meski cedera mereka berbeda-beda, Munster yakin dengan penanganan intensif yang dilakukan tim fisioterapi Persebaya Surabaya akan membuahkan hasil sesuai harapan.
"Kondisi mereka semakin baik, dan beberapa pemain bahkan sudah kembali ikut berlatih," ujar Munster.
Pelatih asal Irlandia ini menekankan sesi latihan untuk pemain-pemain cedera masih ringan, dengan fokus utama pada pemeliharaan kondisi fisik dan mental para pemain setelah menjalani waktu pemulihan.
Saat ini, meski rekan-rekannya mendapat waktu libur pada jeda kompetisi, pemain-pemain yang cedera menjalani pemulihan intensif dengan pengawasan penuh. Paul Munster memastikan pendekatan tersebut dilakukan untuk menjaga agar proses pemulihan berlangsung optimal dan pemain terhindar dari risiko cedera lanjutan.
Munster menegaskan fokus Persebaya Surabaya bukan hanya soal pemulihan fisik, tapi juga menjaga kesiapan mental para pemain. Menurutnya, kesiapan mental akan sangat menentukan performa pemain di laga krusial seperti pertandingan melawan Persija yang dikenal sebagai rival berat di Liga 1.
Peluang pemain untuk pulih sepenuhnya memang belum bisa dipastikan, namun Munster mengakui ada kemajuan positif. "Beberapa pemain mungkin belum berada di kondisi terbaiknya, tetapi kami masih punya waktu dua hingga dua setengah minggu ke depan untuk memastikan mereka siap," kata Munster.
Keputusan ini diambil oleh Munster bersama tim fisioterapi agar para pemain bisa kembali bermain tanpa risiko cedera berulang yang bisa memperpanjang waktu pemulihan. Tim medis Persebaya Surabaya tetap mengawasi setiap perkembangan para pemain, memastikan mereka menjalani terapi dengan tepat untuk bisa kembali ke performa terbaik mereka.
Selain itu, Paul Munster menjelaskan komunikasi antara tim pelatih dan fisioterapis berjalan intensif demi mempercepat proses pemulihan pemain. Ia menekankan semua pemain memiliki semangat tinggi untuk segera pulih dan kembali merumput bersama tim.
Perhatian yang diberikan Munster kepada pemain yang cedera menunjukkan betapa pentingnya menjaga kedalaman skuad menjelang jadwal padat di Liga 1. Menurut Munster, pertandingan besar melawan Persija Jakarta tidak hanya soal tiga poin, tapi juga membuktikan konsistensi Persebaya Surabaya untuk bersaing di papan atas klasemen.
Dengan gaya kepelatihannya yang tegas, Munster berharap semua pemain berada dalam kondisi terbaik saat menghadapi Persija. Dukungan penuh juga datang dari suporter Persebaya Surabaya, Bonek dan Bonita, yang terus mendoakan agar para pemain cedera bisa segera pulih dan tampil optimal dalam laga penting tersebut.
Paul Munster juga menekankan pentingnya menjaga fokus selama masa persiapan ini. Baginya, setiap laga adalah kesempatan untuk meraih kemenangan, namun laga melawan Persija memiliki nilai spesial karena membawa rivalitas yang tinggi dan akan disaksikan ribuan pendukung setia kedua tim.
Dengan persiapan yang intensif, Munster percaya Persebaya Surabaya bisa mengatasi berbagai tantangan, termasuk krisis cedera yang menimpa beberapa pemain andalannya. Kemenangan di laga melawan Persija diyakini akan menjadi momentum berharga bagi Persebaya Surabaya untuk terus bersaing di papan atas klasemen Liga 1 musim ini.
Semangat juang para pemain Persebaya Surabaya untuk kembali pulih dari cedera menjadi motivasi tersendiri bagi tim. Dalam setiap latihan, Munster terus memotivasi pemain agar tetap fokus dan menjaga kondisi fisik mereka agar siap berlaga saat pulih nanti.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
