Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 November 2024 | 12.38 WIB

Rapor Persebaya Bulan Oktober, Rekor Tak Terkalahkan Berakhir, Green Force Lengser dari Puncak Klasemen Sementara Liga 1 2024-2025

Persebaya Surabaya punya segalanya untuk raih poin penuh hadapi PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali. (Media Persebaya) - Image

Persebaya Surabaya punya segalanya untuk raih poin penuh hadapi PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali. (Media Persebaya)

JawaPos.com - Bulan Oktober 2024 yang baru saja berlalu tampaknya kurang bersahabat bagi Persebaya Surabaya. Hanya memainkan dua pertandingan, Green Force gagal menyapu bersih kemenangan.

Dua laga yang dimainkan Persebaya memang cukup berat, yakni menghadapi dua klub besar Tanah Air, yaitu juara bertahan Persib Bandung dan PSM Makassar.

Pada 18 Oktober, Persebaya bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat Bandung, markas Persib. Hasilnya, dua gol tanpa balas oleh Maung Bandung menjadi skor akhir.

Padahal, Persib tanpa didukung penonton di stadion karena tim asuhan Bojan Hodak tersebut sedang menjalani sanksi dari PSSI akibat kericuhan saat menghadapi Persija.

Lalu, lima hari berselang, Green Force giliran menjadi tuan rumah untuk PSM. Sayangnya, kesempatan bermain di hadapan Bonek dan Bonita gagal ditandai dengan kemenangan dan berakhir imbang 1-1.

Secara keseluruhan selama bulan Oktober 2024, tim asuhan Paul Munster kebobolan tiga gol dan hanya memasukkan satu gol.

Bagaimana dengan performa mereka di lapangan, apakah memang Bruno Moreira cs layak tanpa kemenangan selama Oktober 2024? Jika dilihat secara statistik pertandingan, Persebaya seharusnya justru bisa meraih poin penuh.

Mengutip statistik pertandingan dari Instagram resmi Liga 1 Match, misalnya saat menghadapi tuan rumah Persib, Green Force bisa memberi perlawanan.

Mereka bisa melepaskan empat tendangan ke arah gawang, sedangkan Maung Bandung hanya dua yang semuanya berbuah gol. Kemudian Green Force mengkreasi enam peluang, jumlah yang sama juga dilakukan oleh Maung Bandung.

Lalu saat menjamu PSM, Bruno Moreira cs melepaskan lima tembakan ke gawang, dan mengkreasi tujuh peluang. Tetapi hanya satu yang menghasilkan gol.

Dari dua pertandingan tersebut, terlihat bahwa ketajaman barisan penyerang Persebaya merupakan salah satu masalah yang harus diatasi Paul Munster.

Kegagalan meraih kemenangan juga berdampak pada lengsernya Persebaya dari puncak klasemen Liga 1 dan di akhir Oktober 2024 mereka duduk di posisi empat dengan mengumpulkan 18 poin.

Menjelang lawan PSIS pada 3 November mendatang, Munster sudah melatih para penyerangnya untuk lebih garang di depan gawang dan memanfaatkan peluang menjadi gol.

"Untuk latihan ada detail-detail kecil dari fase serangan dan bola mati. Sementara untuk penguasaan bola, cara kami bermain, cara kami mengatur permainan di babak kedua. Semua orang tahu, kami semua tahu itu hanya penyelesaian akhir. Kami seharusnya mencetak dua atau tiga gol di babak kedua," ujar Munster seperti dikutip dari Antara.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore