
Persebaya Surabaya punya problem produktivitas gol yang bisa menghambat mereka meraih gelar juara Liga 1 Indonesia 2024-2025. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus rela turun dari puncak klasemen Liga 1 Indonesia 2024-2025 setelah menelan kekalahan pertamanya musim ini dari Persib Bandung di pekan ke-8 dan ditelikung oleh Bali United.
Kekalahan 0-2 tersebut menjadi sorotan karena membuat Green Force mulai menunjukkan beberapa celah yang perlu segera diperbaiki, terutama di sektor penyelesaian akhir.
Meski kalah, posisi Persebaya Surabaya di peringkat kedua hanya kalah selisih gol dari Bali United yang berada di peringkat pertama. Tim asuhan Paul Munster masih kokoh dengan raihan 17 poin dari 8 laga, hasil dari 5 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 1 kekalahan.
Di balik posisi mereka yang tengah bersaing di puncak klasemen, ada satu masalah besar yang harus segera diselesaikan oleh tim: produktivitas gol.
Dari 8 pertandingan yang dilakoni, Persebaya Surabaya hanya mampu mencetak 7 gol, jumlah yang tergolong minim untuk tim dengan ambisi juara. Hal ini menjadi paradoks jika melihat data akurasi tembakan mereka yang berada di posisi tiga besar tertinggi di Liga 1 Indonesia.
Persebaya Surabaya mencatatkan 237 tembakan tepat sasaran, hanya kalah dari Persik Kediri (301 tembakan) dan Dewa United (273 tembakan).
Ironisnya, dari akurasi tembakan tersebut, Persebaya Surabaya belum mampu memaksimalkan peluang menjadi gol. Tim lain seperti Persik Kediri dan Dewa United yang sama-sama memiliki akurasi tembakan tinggi mampu mencetak lebih banyak gol dibandingkan Persebaya Surabaya.
Situasi ini tentu memicu pertanyaan: ada apa dengan Persebaya Surabaya? Pelatih Paul Munster perlu segera menemukan solusi untuk memecahkan masalah ini. Pasalnya, efektivitas dalam penyelesaian akhir menjadi kunci penting dalam upaya meraih gelar juara.
Dengan hanya 7 gol dalam 8 pertandingan, Persebaya Surabaya terbilang kurang tajam di lini depan, meski memiliki banyak peluang untuk mencetak gol.
Menghadapi PSM Makassar di pekan ke-9, Persebaya Surabaya harus benar-benar memperbaiki masalah ini. PSM datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan 2-0 atas Madura United dan hanya terpaut dua poin dari Persebaya Surabaya di klasemen sementara.
Jika PSM mampu mengalahkan Persebaya Surabaya, mereka berpeluang mengkudeta Green Force dari peringkat kedua klasemen.
Sektor serangan menjadi fokus utama yang perlu dibenahi oleh Munster dan staf pelatihnya. Meski Persebaya Surabaya seringkali mendominasi permainan dan menciptakan peluang, ketajaman para penyerang masih belum optimal.
Bruno Moreira, sang raja gocek Persebaya Surabaya, belum mampu memanfaatkan teknik dribelnya untuk menghasilkan lebih banyak gol. Begitu juga dengan striker lainnya yang masih sering kesulitan menuntaskan peluang.
Problem ini semakin kontras jika dibandingkan dengan tim-tim lain yang memiliki jumlah gol lebih banyak dengan akurasi tembakan yang lebih rendah. Persib Bandung, misalnya, memiliki 210 tembakan namun berhasil mencetak lebih banyak gol dibandingkan Persebaya Surabaya.
Hal ini menunjukkan bahwa sekadar menciptakan peluang dan memiliki akurasi tinggi saja tidak cukup tanpa penyelesaian akhir yang baik.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
