Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 September 2024 | 00.32 WIB

Tegaskan Tak Anti Pemain Liga 1, Shin Tae-yong: Pintu Timnas Indonesia Selalu Terbuka

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyaksikan duel Persib vs Port FC di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. (Instagram Persib) - Image

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyaksikan duel Persib vs Port FC di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. (Instagram Persib)

JawaPos.com – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, kembali menyatakan sikapnya terhadap para pemain Liga 1 Indonesia. Dia mengatakan tidak pernah anti dengan para pemain yang berkarier di dalam negeri dan menyebut pintu menjadi penggawa Garuda selalu terbuka.

Kabar mengenai Shin Tae-yong anti pemain lokal Liga 1 menyeruak dalam beberapa waktu terakhir. Ini muncul tak lepas dari banyaknya kritikan yang dilontarkan pelatih asal Korea Selatan itu terhadap kualitas kompetisi Indonesia.

Selain itu, Shin Tae-yong juga semakin jarang menggunakan pemain lokal yang main di Liga 1. Mantan pelatih Korea Selatan itu semakin hari semakin banyak mengganti pemain lokal dengan pemain naturalisasi atau yang berkarier di luar negeri.

Contoh kecil jeda internasional periode September lalu, di mana Timnas Indonesia mengawali perjuangan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Shin Tae-yong memanggil 14 pemain yang berkarier di luar negeri.

Pemain itu adalah Maarten Paes (FC Dallas/Amerika Serikat), Jay Idzes (Venezia/Italia), Justin Hubner (Wolves U-21/Inggris), Calvin Verdonk (NEC Nijmegen/Belansa), Shayne Pattynama (KAS Eupen/Belgia), Sandy Walsh (KVC Mechelen/Belgia), dan Nathan Tjoe-A-On (Swansea City/Inggris).

Kemudian, Pratama Arhan (Suwon FC/Korea Selatan), Asnawi Mangkualam (Port FC/Thailand), Marselino Ferdinan (Oxford United/Inggris), Thom Haye (Almere City/Belanda), Ivar Jenner (Jong Utrecht/Belanda), Rafael Struick (Brisbane Roar/Australia), dan Ragnar Oratmangoen (FCV Dender/Belgia).

Sementara untuk pemain yang bermain di lapangan, dari 11 nama hanya satu atau dua yang berasal dari klub Liga 1. Mereka adalah Rizky Ridho Ramadhani saat melawan Arab Saudi dan Australia, serta Witan Sulaeman ketika menghadapi Arab Saudi.

Tapi, Shin Tae-yong belakangan mulai menyaksikan pertandingan klub lokal. Salah satunya nonton duel Persija Jakarta vs Dewa United FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, beberapa waktu lalu.

Shin Tae-yong pun dengan tegas menyatakan dirinya bersama tim pelatih Timnas Indonesia tidak akan melupakan Liga 1 Indonesia. "Pastinya akan dipantau terus untuk Liga 1," jelasnya usai menghadiri acara penghargaan di Jakarta.

Selain itu, Shin Tae-yong pun membuka peluang menarik pemain lokal dari Liga 1 untuk masuk Timnas Indonesia, meski ada satu syarat yang harus dipenuhi yakni berkualitas.

"Jika ada pemain baru yang bagus, pintu timnas selalu terbuka, yang penting pemain bisa menunjukkan perkembangan yang baik," jelas pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore