Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 September 2024 | 15.40 WIB

Persebaya Surabaya Pimpin Persaingan Ketat Kebangkitan Tim Perserikatan di Papan Atas Liga 1 Indonesia 2024/2025

Malik Risaldi menghidupkan kembali asa juara Persebaya Surabaya Liga 1 Indonesia 2024/2025 melalui dua golnya ke gawang Persis Solo. (Instagram @officialpersebaya) - Image

Malik Risaldi menghidupkan kembali asa juara Persebaya Surabaya Liga 1 Indonesia 2024/2025 melalui dua golnya ke gawang Persis Solo. (Instagram @officialpersebaya)

JawaPos.com — Klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025 kembali menghadirkan drama setelah laga pamungkas pekan ke-5 yang mempertemukan Persebaya Surabaya dan Persis Solo.

Bertempat di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, pertandingan ini menjadi momen penting bagi Green Force—julukan Persebaya Surabaya—untuk terus merangsek ke papan atas klasemen. Skuad asuhan Paul Munster berhasil mengamankan tiga poin krusial setelah menang dramatis atas tamunya, Persis Solo, dengan skor akhir 2-1.

Persebaya Surabaya, yang sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Karim Rossi di menit ke-15 babak pertama, berhasil melakukan comeback gemilang di babak kedua berkat dua gol dari Malik Risaldi. Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Persebaya Surabaya di papan atas klasemen dengan total 13 poin, menyamai perolehan poin Borneo FC Samarinda yang saat ini masih duduk di puncak klasemen Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Namun, kemenangan Persebaya Surabaya atas Persis Solo bukan hanya soal tiga poin tambahan. Lebih dari itu, hasil ini menegaskan kebangkitan tim-tim perserikatan yang mendominasi persaingan papan atas musim ini.

Selain Persebaya, ada PSM Makassar, Persib Bandung, dan Persija Jakarta yang juga berada di lima besar klasemen sementara, menciptakan persaingan ketat antara klub-klub dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia.

Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persis Solo menjadi laga yang sangat dinantikan para pendukung Green Force. Sejak menit awal, Persis Solo tampil percaya diri dan mampu memberikan tekanan kepada tuan rumah.

Karim Rossi, penyerang andalan Persis, membuka keunggulan bagi tim tamu setelah memaksimalkan umpan dari Moussa Sidibe di menit ke-15. Gol ini membuat Persis unggul 1-0, sekaligus menambah ketegangan di tribun penonton yang dipenuhi oleh Bonek—julukan bagi pendukung Persebaya Surabaya.

Keunggulan Persis Solo bertahan hingga akhir babak pertama. Namun, di babak kedua, Paul Munster melakukan beberapa perubahan taktik yang terbukti efektif. Persebaya Surabaya tampil lebih agresif, dan dominasi permainan mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit-menit krusial.

Malik Risaldi menjadi pahlawan bagi Green Force dengan mencetak dua gol yang membalikkan keadaan. Brace gol dari Risaldi memastikan kemenangan dramatis Persebaya Surabaya dengan skor 2-1, sekaligus membuat seluruh stadion meledak dalam sorak sorai kemenangan.

Kemenangan Persebaya Surabaya ini juga menandai kebangkitan tim-tim perserikatan dalam persaingan Liga 1 Indonesia musim ini. Sejarah panjang yang dimiliki klub-klub seperti Persebaya Surabaya, PSM Makassar, Persib Bandung, dan Persija Jakarta kembali membawa mereka ke puncak klasemen, bersaing ketat dengan tim-tim yang lebih muda seperti Borneo FC.

Saat ini, setelah pekan kelima Liga 1 Indonesia, Persebaya Surabaya menduduki posisi kedua klasemen dengan 13 poin, hanya kalah selisih gol dari Borneo FC yang berada di puncak. Di posisi ketiga ada PSM Makassar dengan 10 poin, diikuti oleh Persib Bandung di peringkat keempat dengan 9 poin, dan Persija Jakarta yang berada di posisi kelima dengan 8 poin.

Fenomena ini menjadi menarik karena tim-tim perserikatan terkenal dengan tradisi panjang dan fanbase besar. Persaingan di papan atas Liga 1 Indonesia kali ini seolah menunjukkan bahwa sejarah dan tradisi klub-klub tersebut masih memiliki pengaruh besar dalam kompetisi sepak bola modern di Indonesia.

Meski saat ini berada di posisi kedua, Persebaya Surabaya memiliki peluang besar untuk menggusur Borneo FC dari puncak klasemen. Dengan jumlah poin yang sama, kedua tim hanya terpaut dalam hal selisih gol. Artinya, jika Green Force mampu mempertahankan konsistensi mereka di pertandingan-pertandingan berikutnya, posisi puncak klasemen bukanlah hal yang mustahil untuk diraih.

Di bawah arahan Paul Munster, Persebaya Surabaya menunjukkan performa yang solid sepanjang awal musim ini. Taktik yang diterapkan Munster mampu mengoptimalkan potensi pemain seperti Malik Risaldi, yang menjadi salah satu pemain kunci dalam kemenangan melawan Persis Solo.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore