
Adu tajam lini depan Barito Putera vs Persik Kediri akan tersaji di pekan keempat Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Vidio.com)
JawaPos.com — Barito Putera dan Persik Kediri akan berhadapan dalam laga pekan keempat Liga 1 Indonesia di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (14/9) pukul 15.30 WIB. Kedua tim bertekad untuk meraih kemenangan setelah hasil kurang memuaskan di pertandingan terakhir mereka.
Laskar Antasari, julukan Barito Putera, datang ke pertandingan ini setelah kalah tipis 1-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. Meski sempat unggul cepat melalui gol Lucas Morelatto pada menit pertama, Barito Putera harus menelan kekalahan setelah dua gol balasan dari Bruno Moreira dan Mohammed Rashid, sekaligus membuat mereka pulang tanpa poin.
Di sisi lain, Persik Kediri juga meraih hasil yang kurang memuaskan. Pada pertandingan terakhir, Persik Kediri hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan tim promosi Malut United di kandang sendiri, Stadion Brawijaya. Sebelumnya, tim berjuluk Macan Putih itu sukses meraih kemenangan 2-0 atas PSS Sleman, namun tren positif tersebut terhenti dengan hasil imbang melawan Malut United.
Melihat klasemen sementara, Barito Putera berada di posisi ke-15 dengan tiga poin dari satu kemenangan dan dua kekalahan. Sementara itu, Persik Kediri duduk di posisi ke-11 dengan empat poin, hasil dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Kondisi ini membuat kedua tim sama-sama mengincar kemenangan agar bisa naik ke papan atas klasemen.
Barito Putera dan Persik Kediri memiliki rekor pertemuan yang cukup berimbang. Dalam lima pertemuan terakhir, Barito Putera mencatat dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang melawan Persik Kediri. Kondisi ini menambah bumbu tensi persaingan, dengan kedua tim memiliki peluang yang sama untuk keluar sebagai pemenang.
Lini serang kedua tim menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Baik Barito Putera maupun Persik Kediri memiliki penyerang-penyerang berkualitas, namun belum tampil maksimal dalam tiga pertandingan pertama mereka di Liga 1 Indonesia musim ini.
Barito Putera yang ditangani pelatih Rahmad Darmawan punya masalah di lini depan. Youssef Ezzejjari, striker andalan asal Spanyol, masih belum menunjukkan ketajaman yang diharapkan. Begitu pula dengan dua penyerang lainnya, Aimar Iskandar dan Murilo, yang juga belum mampu mencetak gol di dua laga terakhir.
Pada laga melawan Persija Jakarta, trio penyerang Barito Putera tak berkutik dan gagal memberikan ancaman berarti, yang membuat tim harus takluk 0-3.
Di pertandingan kedua melawan Madura United, Rahmad Darmawan melakukan perubahan dengan menurunkan Eksel Runtukahu sebagai pengganti Ezzejjari. Hasilnya, Barito menang tipis 1-0 berkat gol dari Eksel.
Namun, saat menghadapi Persebaya Surabaya, strategi serangan Barito Putera kembali menemui jalan buntu. Meski sempat unggul, mereka tak mampu mempertahankan keunggulan dan akhirnya harus menyerah 1-2. Lini depan Barito Putera memang masih perlu evaluasi, terlebih menghadapi pertahanan solid Persik Kediri.
Sementara itu, di kubu Persik Kediri, lini serang mereka juga masih kurang memuaskan. Majed Osman, Ramiro Fergonzi, dan Hugo Samir belum mampu memberikan kontribusi maksimal. Dari tiga laga yang sudah dijalani, Ramiro Fergonzi baru mencetak satu gol, sementara Majed Osman dan Hugo Samir belum membuka rekening golnya. Pada laga terakhir melawan Malut United, ketajaman lini depan Persik Kediri juga tumpul, sehingga mereka harus puas berbagi angka.
Namun, pelatih Marcelo Rospide masih memiliki opsi lain di lini depan dengan keberadaan Ezra Walian. Pemain naturalisasi itu bisa menjadi kartu as dalam strategi serangan Persik Kediri, terutama jika trisula utama mereka kembali gagal mencetak gol.
Di lini tengah, Barito Putera mengandalkan duo playmaker asing, Lucas Morelatto dari Brasil dan Levy Madinda asal Gabon, yang menjadi otak permainan Laskar Antasari. Keduanya berperan penting dalam menjaga alur serangan dan menjadi penyuplai bola bagi para penyerang. Selain itu, ada Tegar Infantrie yang berperan sebagai gelandang bertahan dan pengangkut air untuk menghalau serangan lawan.
Persik Kediri sendiri memiliki tiga gelandang yang juga tak kalah tangguh. Bayu Otto, Ze Valente asal Portugal, dan Ousmane Fane dari Prancis menjadi andalan di lini tengah Macan Putih. Ze Valente dikenal sebagai pengatur serangan yang kreatif, sementara Ousmane Fane lebih berperan sebagai perusak serangan lawan. Kombinasi keduanya menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan permainan Persik Kediri.
Di sektor pertahanan, Barito Putera akan mengandalkan empat bek tangguh, yakni Novan Sasongko, Lucao, Chechu Meneses, dan Muhammad Lessy. Keempatnya diharapkan mampu meredam serangan Persik Kediri yang dipimpin oleh Ramiro Fergonzi dan Majed Osman.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
