Ardi Idrus dan Bruno Moreira dalam sesi latihan game. (Persebaya)
JawaPos.com–Persebaya bersiap menjalani bulan yang sibuk karena padatnya jadwal Liga 1. Dari jadwal yang sudah dirilis, selama September, Green Force akan menjalani empat pertandingan.
Hal itu cukup berat adalah empat pertandingan tersebut harus dijalani selama 14 hari. Itu berarti jika dirata-rata, setiap pekan Persebaya harus menjalani dua pertandingan.
Hal tersebut karena pada pekan-pekan awal September terdapat agenda FIFA Matchday. Timnas Indonesia turut berlaga dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Putaran Ketiga Zona Asia.
Persebaya akan membuka bulan ini dengan laga tandang menghadapi Persita di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali pada 14 September. Berselang empat hari, Green Force menjalani laga kandang melawan Persis Solo.
Kemudian pada 22 September kembali berlaga ke Pulau Bali untuk menghadapi PSBS Biak. Lalu ditutup dengan laga home melawan Dewa United.
Jadwal yang padat itu, berpotensi membuat pemain lebih berisiko cedera. Menghadapi padatnya jadwal pertandingan seperti itu, pemain dituntut lebih bugar secara fisik maupun mental.
Tim pelatih pun telah mempersiapkan para pemain untuk menjalani padatnya jadwal bertanding. Misalnya berendam di ice bath dan menambah latihan di gym.
”Memang dari tim pelatih sudah meminta kami menjaga kebugaran, antara lain sudah meminta kami agar tidak cedera dengan melakukan latihan dengan baik dan menambah porsi latihan di gym,” ujar full back kiri Persebaya Ardi Idrus seperti dikutip dari laman Persebaya.
Dia bertekad membobol gawang Persita yang sejauh ini masih memegang rekor sebagai tim yang belum kemasukan gol hingga pekan ketiga Liga 1.
”Jeda kompetisi ini kita matangkan taktik dan strategi yang diberikan pelatih, semoga bisa terlaksana dengan baik di atas lapangan,” jelas Ardi Idrus.
Ardi memang menjadi salah satu pilihan di lini belakang Green Force. Pemain asal Ternate itu telah mencatatkan 3 penampilan dengan 4 tekel, 6 intersep, dan 2 sapuan. Berkat performanya itu, dia juga turut membantu Persebaya menjadi salah satu tim yang paling sedikit kebobolan pada Liga 1 musim ini.
Sejauh ini, tim asuhan Paul Munster baru kebobolan satu gol saat menang atas Barito Putera. Pertandingan antara Green Force dengan Pendekar Cisadane bisa dikatakan sebagai duel dua tim dengan pertahanan terbaik sejauh ini.
Laga itu juga akan menjadi pembuktian dan ujian berat bagi barisan depan Persebaya, terutama Flavio Silva yang masih scoreless, karena dengan kondisi produktivitas gol minim, mereka dituntut bisa membobol gawang kiper Igor Rodrigues yang masih clean sheet.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
