
Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan ketika membela Tokyo Verdy di Liga Jepang. (Instagram/@pratamaarhan8)
JawaPos.com — Nama Pratama Arhan tengah menjadi sorotan publik, baik di dunia sepak bola maupun di luar lapangan. Meski karier sepak bolanya sedang merambah dunia internasional, Pratama Arhan juga harus menghadapi isu pribadi yang menyita perhatian.
Salah satu isu yang menghebohkan adalah rumor perselingkuhan antara istrinya, Azizah Salsha, dengan Salim Nauderer, yang semakin panas setelah Rachel Vennya memberikan isyarat bahwa dia mengetahui kebenaran tersebut dari Pratama Arhan sendiri.
Namun, di balik semua rumor dan isu yang beredar, fokus utama publik seharusnya tetap pada perjuangan Pratama Arhan di dunia sepak bola. Sebagai salah satu pemain andalan Timnas Indonesia, Arhan sedang berjuang keras untuk membuktikan diri di liga internasional, termasuk di Jepang dan Korea Selatan.
Karier sepak bolanya yang sempat bersinar di PSIS Semarang kini mengalami pasang surut setelah merambah Asia Timur, dan jalan yang ditempuhnya tidaklah mudah.
Pratama Arhan pertama kali mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia melalui penampilannya bersama PSIS Semarang. Bek kiri muda ini terkenal dengan lemparan jauh dan kemampuan bertahannya yang solid, membuatnya menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan di Indonesia.
Di PSIS, Arhan mencatatkan 13 penampilan, menyumbang 2 gol dan 1 assist. Dia juga mampu menghindari masalah disiplin, hanya menerima 1 kartu kuning selama 988 menit bermain.
Performa ini membuka pintu bagi Arhan untuk merambah panggung sepak bola yang lebih besar, dan Tokyo Verdy, klub asal Jepang, pun tertarik mendatangkannya.
Namun, ketika Pratama Arhan resmi bergabung dengan Tokyo Verdy pada 2022, dia menghadapi tantangan yang jauh lebih besar. Sepak bola Jepang, khususnya di liga J2, dikenal sangat kompetitif dan teknikal.
Arhan harus bersaing keras untuk mendapatkan tempat di starting XI klub tersebut. Selama di Tokyo Verdy, Arhan hanya mencatatkan 4 penampilan dengan total waktu bermain 255 menit. Meski demikian, pengalamannya di Jepang memberinya pelajaran berharga tentang sepak bola di level yang lebih tinggi.
Kendati jumlah penampilannya terbatas, keberadaan Pratama Arhan di Jepang tetap memberikan dampak positif bagi Timnas Indonesia. Dia tetap menjadi salah satu pilihan utama Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, terutama dalam ajang internasional. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa Arhan masih harus berjuang lebih keras untuk mencapai puncak kariernya di luar negeri.
Tantangan lebih berat lagi dihadapi Arhan saat dia pindah ke Korea Selatan dan bergabung dengan Suwon FC pada pertengahan 2024. Ekspektasi publik Indonesia sangat besar terhadap Arhan, yang diharapkan bisa berkembang lebih baik di K-League, salah satu liga paling kompetitif di Asia.
Namun, debut Arhan di Suwon FC jauh dari harapan. Dia hanya tampil selama 3 menit sebelum akhirnya mendapatkan kartu merah dalam pertandingan pertamanya. Momen tersebut menjadi pukulan telak bagi Arhan, yang sedang berjuang untuk menunjukkan kemampuannya di klub barunya.
Meski demikian, Pratama Arhan tidak menyerah begitu saja. Semangat dan mentalitas juang yang tinggi tetap menjadi karakteristik utama dari pemain asal Blora, Jawa Tengah, ini.
Meski debutnya di Korea Selatan tidak berjalan sesuai harapan, Arhan masih memiliki waktu dan kesempatan untuk membuktikan kualitasnya. Dengan ketekunan dan kerja keras, Arhan bisa membalikkan situasi sulit ini dan mendapatkan kembali tempatnya di skuad utama Suwon FC.
Selain menghadapi tantangan di level klub, Arhan juga diharapkan menjadi bagian penting dari Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada September 2024.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022