
Ayo bangkit Arkhan Kaka untuk jadi pemain yang lebih baik lagi bagi masa depan Timnas Indonesia. (Instagram/@persisofficial)
JawaPos.com — Pasca keberhasilan Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2024, nama Arkhan Kaka, salah satu pemain muda berbakat, kembali menjadi sorotan publik.
Namun, perhatian yang diterima pemain berusia 17 tahun ini bukan hanya berupa pujian atas prestasinya, melainkan juga kritikan tajam terkait penampilannya di turnamen tersebut.
Keberhasilan Timnas U-19 ini memang membawa kebanggaan, tetapi bagi Arkhan Kaka, momen tersebut juga memicu gelombang kritik dan dukungan dari netizen yang beragam.
Berdasarkan unggahan dari akun Instagram @transfernews_ft, Arkhan Kaka mengalami pasang surut dalam performanya selama Piala AFF U-19 2024. Beberapa netizen merasa Arkhan Kaka belum menunjukkan performa terbaiknya dan menyampaikan kritik keras di media sosial.
Namun, di sisi lain, ada pula netizen yang memberikan dukungan dan semangat kepada pemain muda ini, mengingat usianya yang masih sangat muda dan perjalanan kariernya yang panjang.
Salah satu komentar positif datang dari seorang netizen yang berkata, "Semangat Kaka!!!" Komentar singkat ini menunjukkan dukungan moral yang sangat dibutuhkan Arkhan Kaka di tengah gelombang kritik.
Seorang netizen lain menambahkan, "Intinya Arkhan Kaka ini harus bodo amat, sudah masuk skuad timnas itu sudah jadi pencapaian terbaik. Semangat terus, jangan dengerin omongan-omongan dan komentar orang di sosmed. Fokus aja main bola, sudah gitu aja. Jangan dengar omongan orang lain, sudah!"
Dukungan ini tak hanya datang dari beberapa netizen, tetapi juga dari pengamat sepak bola yang menyarankan Arkhan Kaka untuk fokus pada pengembangan dirinya. Mereka mengingatkan di usia yang sangat muda, Arkhan Kaka sudah berhasil masuk timnas, pencapaian yang tak mudah dan patut diapresiasi.
Salah satu netizen menyarankan agar Arkhan Kaka menjauh dari media sosial untuk sementara waktu guna menghindari tekanan dan fokus pada peningkatan performa.
Namun, tak semua komentar bernada positif. Ada pula netizen yang tetap mengkritik Arkhan Kaka atas penampilannya. Seorang netizen menulis, "Kasian loe Kaka. Lebih baik pensiun dulu membela timnas. Sampai mentalmu pulih."
Komentar ini menunjukkan kekecewaan yang mendalam dari beberapa penggemar sepak bola yang merasa Arkhan Kaka belum siap untuk tampil di level internasional. Bahkan, ada yang membandingkannya dengan situasi yang dihadapi oleh pemain lain seperti Harry Maguire, yang juga sering menjadi sasaran kritik di media sosial.
Kritik dan dukungan yang bercampur ini akhirnya membuat ayah Arkhan Kaka, Purwanto Suwondo, merasa perlu angkat bicara. Dalam wawancara dengan Kumparan, Purwanto mengungkapkan keprihatinannya terhadap komentar negatif yang diterima putranya. "Kalau netizen banyak memberikan masukan positif, dukung. Menurut saya, Kaka harus meningkatkan kualitasnya. Tapi banyak netizen Indonesia yang sebut Arkhan Kaka tidak layak bela timnas Indonesia U-19. Itu yang saya sayangkan," ujarnya.
Lebih lanjut, Purwanto menambahkan, "Kaya memvonis gitu, padahal anak saya itu masih 17 tahun dan butuh proses. Dengan kritik yang menggebu-gebu buat anak saya trauma." Ucapan Purwanto ini mencerminkan betapa beratnya tekanan yang dirasakan oleh Arkhan Kaka dan keluarganya.
Di usianya yang sangat muda, Arkhan Kaka masih dalam tahap pengembangan karier dan mentalnya. Keluarganya berharap agar publik lebih bijak dalam memberikan kritik dan mendukung perkembangan Arkhan Kaka sebagai pemain sepak bola profesional.
Meski menghadapi banyak kritik, Arkhan Kaka tetap memiliki potensi besar untuk berkembang. Usianya yang masih sangat muda memberikan banyak waktu bagi dirinya untuk belajar dan memperbaiki diri. Dukungan dari keluarga dan beberapa netizen yang masih percaya pada kemampuannya adalah modal penting untuk bangkit dari keterpurukan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
