
Dua kiper Persabaya Ernando Ari (kiri) dan Andhika Ramadhani.
JawaPos.com - Ernando Ari mengalami cedera bahu saat melawan Bhayangkara FC (4/2). Sejak saat itu, posisi kiper utama Persebaya Surabaya dipasrahkan kepada Andhika Ramadhani.
Sudah enam laga beruntun Andhika menjadi kiper utama. Performa terbaiknya terjadi Rabu (27/3) lalu. Dia terpilih menjadi man of the match dalam derbi Jatim melawan Arema FC. Total dia mencatatkan 10 save. Termasuk menggagalkan eksekusi penalti Dedik Setiawan.
Lantas, apakah performa itu membuat Andhika meneguhkan statusnya sebagai kiper utama? Apalagi, Ernando kini telah pulih dari cedera bahu dan tampil bagus bersama timnas saat melawan tuan rumah Vietnam (26/3).
’’Semua tergantung saat latihan. Siapa yang dalam latihan performanya bagus, dia yang akan saya pasang. Entah itu Ernando atau Andhika. Dua-duanya bagus,’’ jelas pelatih kiper Persebaya Benny van Breukelen kepada Jawa Pos.
Benny memang memuji habis performa Andhika saat melawan Singo Edan. ’’Dia tampil luar biasa. Bahkan selama ini dia juga tampil bagus terus kok,’’ imbuhnya.
Itu terbukti dengan catatan yang dibukukan Andhika. Dari 18 penampilannya musim ini, tujuh di antaranya berakhir dengan torehan clean sheet.
Benny mengaku sangat lega. Sebab, sejatinya dia tidak menyiapkan Andhika sebagai starter dalam derbi Jatim.
’’Yang saya siapkan untuk tampil sebenarnya Ernando. Saya sudah konsentrasi melatih Ernando. Tapi, dia tiba-tiba dipanggil timnas. Tapi, Andhika ini kan juga selalu serius dalam sesi latihan. Makanya bisa tampil bagus,’’ ucap pelatih kiper 60 tahun tersebut.
Karena itu, Benny bersyukur bisa memiliki dua kiper hebat sekaligus. Apakah itu membuatnya bingung menentukan kiper utama?
’’Malah saya nggak pernah bingung sama sekali. Saya yakin dengan semua penjaga gawang saya. Mereka selalu berlatih dengan mental yang bagus. Dan itu selalu ditunjukkan saat pertandingan,’’ tegas Benny.
Bukan hanya Andhika yang tampil oke. Ernando juga mencatatkan clean sheet timnas menang 3-0 atas Vietnam. Meski posisi kiper sedang panen pujian, Benny tidak ingin anak asuhnya jemawa.
’’Harapan saya, mereka tetap low profile. Jangan kendur. Karena latihan yang saya berikan akan selalu berat,’’ pungkas Benny. (gus/c17/ali)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
