Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Agustus 2022 | 19.33 WIB

Terpental dari Persebaya, Penyerang Timor Leste Melesat dengan Madura

ANGGER BONDAN/JAWA POS ON FIRE: Pedro Henrique antusias menyambut laga away melawan Persebaya Surabaya. - Image

ANGGER BONDAN/JAWA POS ON FIRE: Pedro Henrique antusias menyambut laga away melawan Persebaya Surabaya.

JawaPos.com-Derbi Suramadu bakal menjadi laga spesial bagi penyerang Madura United Pedro Henrique. Dia akhirnya bisa menghadapi Persebaya Surabaya. Itu menjadi pertemuan pertama setelah dia terpental dari skuad Green Force.

Ya, pada musim 2018, Pedro sempat berstatus trial di Persebaya. Penyerang asal Timor Leste itu tampil dalam tiga laga dan mencetak satu gol.

Tapi, statistik di Piala Gubernur Kaltim 2018 tersebut tidak membuatnya aman. Namanya tetap dicoret. Persebaya kemudian mendatangkan David da Silva.

Kini, striker 30 tahun itu bakal jadi ancaman. Dia sudah mengemas dua gol dalam tiga laga bersama Madura United.

Sekaligus menjawab keraguan yang sempat ditujukan kepadanya. Meski begitu, Pedro tetap kalem.

’’Fokus pertama saya adalah kolektif atau kebersamaan. Kemudian lakukan yang terbaik untuk mencapai prestasi terbaik, menjadi juara Liga Indonesia,’’ kata pemain berdarah Brasil itu.

Namun, Pedro tahu itu bukan hal mudah. Dia juga tahu bakal dituntut tampil bagus di setiap laga.

’’Saya pasti ditagih (gol). Tapi, saya tahu di sepak bola harus enjoy dan lakukan yang terbaik,’’ bebernya. Yang pasti, gol yang dicetak akan membuat semangatnya terkerek.

’’Gol membuat saya ingin terus lebih baik bersama Madura United. Ini jadi motivasi untuk berkontribusi besar ke depan,’’ imbuhnya.

Masalahnya, Persebaya jadi momok bagi Madura United. Musim lalu, dari dua pertemuan, dua kali Madura United menelan kekalahan.

Karena itu, pihak manajemen mewanti-wanti para pemain Laskar Sape Kerrap untuk tidak jemawa. Meski, saat ini Madura United berada di puncak klasemen Liga 1 2022–2023.

’’Setiap derbi pasti memiliki intensitas yang berbeda. Tapi, melawan Persebaya, kami pernah mencuri poin di sana (Surabaya). Persebaya juga pernah mencuri poin di Madura,’’ ucap COO Madura United Annisa Zhafarina.

Yang jelas, dia berharap Derbi Suramadu tidak menimbulkan permusuhan. ’’Karena esensi dari derbi adalah mempererat persahabatan suporter meski tim yang bertanding rivalitasnya berbeda,’’ tambah putri Achsanul Qosasi tersebut.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore