Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Januari 2024 | 22.10 WIB

Dibandingkan Tim Rival Liga 1, Persebaya Surabaya Lebih Siap Memulai Kompetisi

MAKSIMALKAN SKUAD: Paul Munster punya tantangan berat untuk memaksimalkan pemain yang ada agar Persebaya Surabaya bisa meraih hasil maksimal. (Persebaya) - Image

MAKSIMALKAN SKUAD: Paul Munster punya tantangan berat untuk memaksimalkan pemain yang ada agar Persebaya Surabaya bisa meraih hasil maksimal. (Persebaya)

JawaPos.com – Persebaya Surabaya dianggap sebagai klub paling siap dalam mengarungi putaran kedua Liga 1 musim ini. Pemicunya tentu saja program latihan yang telah lebih dulu digenjot skuad Green Force ketimbang rim rival.

Sejak menunjuk Paul Munster sebagai pelatih kepala Persebaya awal bulan ini, para pemain Persebaya langsung menggelar latihan sebagai peningkatan kualitas menjalani putaran kedua.

Peningkatan stamina hingga taktikal diprogram pelatih berpaspor Irlandia Utara itu sebagai latihan utama, dan Munster merasa cukup puas dengan progres yang dihasilkan.

Fakta ini tentu saja membuatnya optimistis ketika Persebaya menjalani lanjutan Liga 1, khususnya saat menjamu PSIS Semarang dalam laga tunda pada 30 Januari ini.

Yang jelas, Persebaya sangat realistis di saat tim lain baru memulai latihan. Sebut saja Barito Putera yang menggelar latihan rutin di Jogjakarta.

Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan, melihat kondisi fisik pemain menurun meski tidak signifikan usai menjalani libur yang cukup panjang.

Penurunan kondisi ini dapat ditanggulangi dengan latihan fisik yang mulai dijalani tim agar peak performance pemain dapat kembali sebelum liga dimulai lagi pada Februari mendatang.

"Kalau yang saya amati dari dua hari latihan ini, kondisi fisik pemain memang ada penurunan, tapi tidak terlalu drop," kata pelatih yang akrab disapa RD ini.

Menurutnya, penurunan kondisi fisik pemain Barito terdiri dari sejumlah aspek. Hal yang cukup wajar, saat libur panjang pemain hanya latihan dengan intensitas ringan masing-masing dan tidak melakukan pertandingan.

"Karena memang biasanya terlihat saat koordinasi mereka ketika pergerakan mengontrol, menguasai, dan pengambilan keputusan. Jadi, hal itu bisa dilihat kira-kira para pemain dalam kondisi yang fit atau belum," sambungnya.

Tim berjuluk Laskar Antasari saat ini berada di posisi 8 klasemen sementara Liga 1 dengan perolehan 32 poin. Tim masih dapat berjuang untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak championship series demi mengejar titel juara liga musim ini.

Pada laga selanjutnya Bayu Pradana dan kawan-kawan akan menjalani laga pekan ke-24 melawan Dewa United FC, Sabtu (6/2).

Tak berbeda jauh dengan PSS Sleman. Klub berjuluk Super Elang Jawa itu melakukan persiapan jelang kembali bergulirnya kompetisi Liga 1 2023/2024 yang akan digulirkan lagi pada awal Februari mendatang.

Pelatih fisik baru PSS, Anel Hidic, mengatakan pekan ini dia memberikan menu latihan berupa pengkondisian kebugaran fisik pemain.

“Kami terus menjalani latihan sebagai persiapan jelang bergulirnya kembali kompetisi. Kami mengadakan latihan 9 melawan 9 dan kami menghadapi beberapa situasi dengan interval berjalan,” kata Anel Hidic.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore