
Skuad PSS Sleman merayakan keberhasilan promosi ke Liga 1 dengan mengangkat pelatih Seto Nurdiyantara.
JawaPos.com - Suporter PSS Sleman dikenal sebagai salah kelompok yang fanatik dalam mendukung timnya. Mereka pun sangat gembira saat PSS memastikan diri tampil di Liga 1 2018. Sayang, ada ulah oknum suporter yang menjadi noda dalam kebahagiaan mereka.
Di laga penentuan melawan Kalteng Putra, Rabu (28/11) kemarin, suporter PSS Sleman habis-habisan dalam mendukung timnya. Jumlah penonton yang hadir mencapai 29.165 orang. Mereka menampilkan atraksi koreografi yang menakjubkan.
Atraksi itu dimulai pada awal babak kedua. Sambil menampilkan koreografi, mereka juga menyanyikan lagu 'Sampai Kau Bisa'. “Dukungan mereka sangat luar biasa. Terima kasih kepada seluruh suporter. Ini yang mereka inginkan kami bisa wujudkan dengan kembali ke Liga 1,” ujar pelatih Seto Nurdiantoro.
Ada tiga aksi yang ditampilkan pada tiga tribune Stadion Maguwoharjo. Brigata Curva Sud (BCS) yang menempati tribune selatan menampilkan koreografi bergambar Muten Roshi. Dia merupakan salah satu karakter anime Dragon Ball. Muten Roshi juga dikenal sebagai Petapa Kura-Kura dan menjadi guru Son Goku.
Di tribune utara yang yang ditempati Slemania menampilakan gambar Super Seto. Yaitu karakter Superman dengan wajah pelatih Seto Nurdiyantara. Lengkap dengan koreografi bergambar awan. Terakhir, di tribune timur menampilkan angka '76' sebagai tahun PSS Sleman didirikan.
“Nggak bisa saya bayangkan. Bagi saya pribadi ini luar biasa. Membuat kami lebih semangat bermain,” ungkap kiper PSS, Ega Rizky Pramana.
Hanya saja penampilan dan atraksi suporter yang menakjubkan itu harus ternoda oleh aksi pelemparan botol dari tribune VIP jelang akhir pertandingan. Insiden ini muncul saat pemain Kalteng memprotes wasit.
Melihat aksi tersebut, para pemain PSS segera berusaha mengingatkan. Begitu juga suporter lain yang murka dengan aksi pelemparan itu. Beruntung, beberapa suporter menindaklajuti aksi itu. Pelempar botol segera diamankan sebelum menjadi sasaran amukan suporter lain.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
