
Stefano Lilipaly terlihat berlatih bersama Borneo FC. (X/@BorneoSMR)
JawaPos.com – Berikan penampilan konsisten untuk klub, Borneo FC, Stefano Lilipaly kembali bersabar menunggu panggilan membela skuad timnas Indonesia.
PSSI resmi mengumumkan nama-nama yang dipanggil sebagai persiapan FIFA Matchday pada November 2023. Sayangnya, nama Lilipaly tidak ada dalam daftar.
Padahal, karier Lilipaly musim ini bersama Borneo FC sangat gemilang. Dia juga termasuk pilar penting dalam permainan tim berjuluk Pesut Etam di Liga 1.
Bersama Borneo FC, pemain kelahiran Arnhem, Belanda, ini telah tampil sebanyak 17 kali dengan mencetak sembilan gol serta delapan assist.
Jika dia tetap konsisten di lapangan, bukan tidak mungkin pemain yang telah menjadi WNI sejak 2015 ini akan melewati capaiannya di musim pertama. Sejak didatangkan dari Bali United pada musim lalu, Lilipaly telah bermain sebanyak 32 kali dengan delapan gol dan sepuluh assist.
Performa impresifnya bersama klub berhasil membawa Borneo FC menjadi penantang gelar serius musim ini. Pada laga terakhir Kamis (2/11), pasukan Pesut Etam berhasil melibas Persik Kediri dengan skor 3-0.
Kemenangan tersebut membuat Borneo FC semakin nyaman di puncak klasemen Liga 1 dengan 38 poin. Hanya berjarak empat poin dengan Persib Bandung di posisi kedua.
Sayangnya, statistik apik Lilipaly di klub masih belum menarik perhatian Shin Tae-yong selaku pelatih kepala timnas Indonesia.
Selama nahkoda Timnas Indonesia asal Korea Selatan melatih, Lilipaly sulit menjadi pilihan utama sejak menit awal.
Terhitung sejak pelatih yang biasa disapa STY itu melatih, Lilipaly hanya tiga kali masuk dalam starting line-up, yakni ketika melawan Bangladesh pada 2022 dan Burundi (bermain dua kali) satu tahun kemudian. Dari kesempatan yang diberikan, pemain bernomor punggung 14 ini selalu diganti sebelum laga selesai.
STY setidaknya telah memanggil Lilipaly sejak 2022 sebanyak enam kali. Selain rincian di atas, dia bermain sebagai pengganti saat melawan Turkmenistan bulan September 2023 serta hanya menjadi penghangat bangku cadangan ketika Indonesia melawan Palestina dan Argentina.
Meskipun bukan menjadi pilihan utama, Lilipaly selalu memberikan dampak positif bagi tim. Walaupun belum mencetak gol ketika dilatih STY, pemain yang sering bermain di posisi gelandang ini selalu memberikan assist saat diberi kepercayaan untuk bermain seperti saat melawan Burundi dan Turkmenistan.
Laga melawan Turkmenistan merupakan kali terakhir Lilipaly bermain bersama timnas. Setelah itu, dia masih belum dipanggil kembali seperti saat melawan Brunei dan persiapan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde kedua.
Tampil cemerlang bersama klub belum menjadi jaminan mudah untuk dipanggil timnas. Nasib Lilipaly sama seperti Paulo Dybala di Timnas Argentina yang jarang masuk starting line-up. Walaupun banyak dicibir, warganet harus menghormati keputusan pelatih atas pemilihan pemain yang berhak membela untuk Timnas Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022