Bruno Moreira (kanan) mencetak dua gol ke gawang Persib.Namun, ia gagal membawa Persebaya meraih kemenangan.
JawaPos.com - Persebaya harus takluk saat menghadapi Persib dalam laga klasik pekan ke-15 Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (7/10).
Sempat unggul 2-1 di babak pertama, Persebaya menutup pertandingan dengan kekalahan 3-2 dari Persib Bandung.
Pelatih Persebaya, Josep Gombau menerapkan formasi 4-2-3-1, dimana kiper Ernando Ari berada di bawah mistar Green Force. Ia ditopang empat bek yaitu Dusan Stevanovic, Kadek Raditya, Reva Adi Utama, dan Riswan Lauhin yang menggantikan Catur Pamungkas.
Pada posisi gelandang diisi oleh Song Ui-young, Ripal Wahyudi, yang menopang Sho Yamamoto dan Bruno Moreira sebagai gelandang sayap, dan Ze Valente sebagai gelandang serang. Sementara itu, untuk penyerang, Gombau masih mempercayakan pada Paulo Victor.
Dengan menerapkan formasi tersebut, maka terlihat bahwa Persebaya akan memainkan sepakbola menyerang dengan penguasaan bola di tengah.
Sementara itu di kubu Persib, kiper yang diturunkan adalah Teja Alam. Lalu di posisi bek, Alberto Rodriguez, Nick Kuipers sebagai bek tengah, serta duet Edo Febriansyah dan Putu Gede sebagai bek sayap.
Rachmat Irianto, Marc Klok, dan Levy Madinda akan berjibaku di lapangan tengah dengan para gelandang Persebaya.
Sedangkan trio Ciro Alves, Beckham Putra, dan David Da Silva diplot menjadi penyerang Maung Bandung sekaligus melengkapi formasi 4-3-3 yang diterapkan Bojan Hodak.
Persebaya langsung melakukan inisiatif serangan di awal babak pertama dengan mengandalkan lapangan tengah, namun Persib bertahan dengan baik.
Tanpa diduga, Persib yang bermain agak sedikit bertahan, justru mencuri gol di menit ke-3. Memanfaatkan umpan terobosan David Da Silva, Ciro Alves mampu meloloskan diri dari bek Persebaya dan membobol gawang Ernando Ari.
Persebaya memaksa tim tamu mempertahankan keunggulan. Namun, hal itu tidak berlangsung lama, karena menit ke-9, tuan rumah sukses menyamakan kedudukan.
Melalui kombinasi pertukaran serangan sayap, bola dikuasai oleh Bruno Moreira. Pemain Brazil tersebut mengontrol bola dari sisi sayap kiri dan menusuk ke jantung pertahanan Persib.
Saat posisi bebas, Bruno melakukan tendangan keras ke pojok kiri sekaligus menjebol gawang Maung Bandung. Skor berubah 1-1.
Persebaya semakin percaya diri dan leluasa menguasai bola serta mengeksplorasi serangan dari berbagai sisi. Tim asuhan Josep Gombau kembali melakukan kombinasi serangan dari dua sisi sayap.
Sedangkan Persib Bandung mengandalkan serangan balik dan memancing para pemain tuan rumah melakukan pelanggaran agar mendapat tendangan bebas.
Serangan sayap Persebaya kembali membuahkan hasil, saat umpan lambung Bruno Moreira menusuk ke depan gawang Persib. Teja Alam terpaksa melanggar Ze Valente meskipun ia bermaksud menghalau bola.
Persebaya pun mendapat penalti. Bruno Moreira sukses menjadi eksekutor dan membawa Green Force unggul 2-1 di menit 31.
Setelah itu, Persebaya agak bertahan dan membuat Persib kesulitan menerobos pertahanan tuan rumah. Dusan Stefanovic juga bermain gemilang mengomandoi pertahanan Green Force. Hingga babak pertama berakhir, Ernando Ari dkk. unggul atas Persib 2-1.
Memasuki babak kedua, Persib berupaya menyamakan kedudukan. Trisula penyerang Persib, David Da Silva, Ciro Alves, dan Beckham Putra merepotkan pertahanan tuan rumah.
Serangan balik Maung Bandung berbuah gol saat Beckham Putra memberi umpan kepada David Da Silva. Eks striker Persebaya tersebut sukses menyamakan kedudukan 2-2 pada menit 52.
Setelah gol tersebut, Persebaya tidak terburu-buru menambah gol. Sedangkan tim asuhan Bojan Hodak masih mengandalkan skema serangan balik untuk mencetak gol.
Perahanan Green Force goyah di menit 68 saat barisan pertahanan mereka melakukan blunder. Beruntung Ernando Ari mampu memotong bola back pass yang tidak sempurna.
Semenit kemudian, gawang Ernando akhirnya kebobolan. Persib yang mencoba melakukan serangan taktis mampu menerobos pertahanan Persebaya.
Marc Klok mengecoh bek tuan rumah kemudian memberi umpan lambung matang yang mampu dikonversi menjadi gol oleh David Da Silva. Maung Bandung berganti unggul 3-2.
Persebaya kemudian mengurung pertahanan Persib, namun kesulitan mengembangkan permainan sehingga memaksa tim asuhan Josep Gombau melakukan tendangan jarak jauh atau umpan-umpan lambung yang tidak tepat sasaran.
Tim tamu selain disiplin dalam bertahan juga melakukan intersep yang bisa menjadi tusukan ke pertahanan tuan rumah. Seperti di menit 78 Ezra Walian melakukan intersep dan mampu memberi umpan tarik dari sayap. Beruntung, sundulan Ciro Alves gagal mencapai sasaran.
Green Force mendapat peluang emas di menit 90. Tendangan bebas Ze Valente berhasil menembus pagar betis pertahanan Maung Bandung. Namun kiper Teja Alam sukses menggagalkannya.
Hingga laga berakhir, Persib mempertahankan kemenangan 3-2. Atas hasil ini, David Da Silva dan kolega naik ke posisi tiga dengan perolehan 27 poin. Sedangkan Persebaya tertahan di posisi enam dengan 22 poin.