Striker Persebaya Paulo Victor (kiri) berduel dengan Fachruddin (Madura United) di laga derbi Suramadu.
JawaPos.com - Bursa transfer putaran kedua belum dibuka. Tapi, dipastikan bakal ada pemain Persebaya Surabaya yang dicoret. Nama-nama itu bahkan sudah muncul di akun fanbase suporter.
Pemain seperti Paulo Victor dan Dusan Stevanovic dirumorkan akan ditendang. Kondisi itu membuat Manajer Persebaya Yahya Alkatiri geram.
’’Ini yang saya sesalkan. Banyak akun fanbase yang mengeluarkan pernyataan itu (pencoretan pemain). Kondisi itu membuat resah para pemain yang ada di dalam tim,’’ ucap Yahya saat ditemui di Sutos kemarin siang.
Kabar miring itu membuat Yahya sempat dihubungi beberapa pemain. ’’Mereka melakukan konfirmasi ke saya (soal pencoretan itu). Padahal kan belum ada keputusan. Ayolah bermain media sosial yang bijak, jangan merugikan Persebaya,’’ kata mantan manajer Persik Kediri itu. Dia berharap berita soal pencoretan pemain bisa mereda.
Cuma, dari info yang didapat Jawa Pos, info yang beredar itu tidak sepenuhnya salah. Bakal ada enam pemain yang dicoret pada putaran kedua musim ini. Di antaranya adalah Paulo Victor dan Brylian Aldama. Info yang didapat Jawa Pos, pencoretan itu akan diumumkan pada 12 Oktober.
Sebelum diumumkan, pihak manajemen bakal melakukan rapat dan membuat keputusan. Kemudian langsung memberikan pengumuman. Cuma, Yahya membantah hal tersebut. ’’Kami baru melakukan evaluasi antara tanggal 12 atau 13 Oktober kok. Belum ada keputusan,’’ kilahnya.
Yahya mengaku saat ini pihaknya masih melakukan komunikasi dengan tim pelatih. Sebab, proses pencoretan pemain sepenuhnya keputusan dari tim pelatih. ’’Padahal belum ada nama-nama pemain yang dicoret. Saya dan pelatih masih meraba-raba. Kami baru mengambil keputusan tanggal 12 Oktober. Dan semua pemain tahu,’’ bebernya.
Saat ini ada beberapa pemain yang performanya jauh dari memuaskan. Sebut saja Victor yang baru mencetak sebiji gol dari 11 laga. Lalu, ada M. Alwi Slamat yang baru turun dalam dua laga saja. Padahal, musim lalu dia berstatus kapten Green Force. Kemudian, ada M. Iqbal yang baru turun 193 menit dalam lima laga yang dilakoni.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
