Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Mei 2026 | 15.24 WIB

Bernardo Tavares Pasang Badan! Puji Mental Ichsas, Dimas, dan Tata Saat Persebaya Surabaya Dihantam Badai Cedera

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memberi apresiasi Mikael Tata usai tampil dalam situasi sulit melawan Persis Solo di Stadion Manahan. (Persebaya) - Image

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memberi apresiasi Mikael Tata usai tampil dalam situasi sulit melawan Persis Solo di Stadion Manahan. (Persebaya)

JawaPos.com–Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memberi dukungan penuh kepada pemain muda seperti Ichsas, Dimas, dan Tata, usai laga melawan Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (9/5) malam. Meski tampil belum maksimal dan harus bermain dalam situasi sulit akibat badai cedera, ketiganya dinilai menunjukkan daya juang penting saat Persebaya Surabaya menahan imbang tuan rumah pada pekan ke-32 Super League 2025/2026.

Bagaimana Bernardo Tavares Melihat Perjuangan Pemain Muda?

Bernardo Tavares menilai para pemain muda Persebaya Surabaya tetap memperlihatkan karakter kuat meski harus masuk dalam tekanan pertandingan yang tinggi. Dia menyebut Ichsas, Dimas, dan Tata mampu menjaga semangat tim ketika banyak pemain inti tumbang karena cedera.

”Lihat pemain yang masuk seperti Ichsas, Dimas, Tata. Saya harus mengapresiasi sikap yang mereka tunjukkan di dalam lapangan, terkadang bukan dengan performa terbaik, tapi menunjukkan sikap (juang),” tutur pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Situasi di Stadion Manahan memang tidak mudah bagi Green Force. Dalam laga yang berlangsung intens, Persebaya Surabaya kehilangan beberapa pemain penting sehingga Bernardo Tavares dipaksa melakukan improvisasi besar di tengah pertandingan.

Cedera Jadi Masalah Besar Persebaya Surabaya

Masalah mulai muncul sejak turun minum ketika Malik mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Tidak lama berselang, Koko Ari juga harus ditarik keluar pada awal babak kedua karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan.

”Saat jeda babak pertama, kami harus mengganti Malik karena dia cedera. Di awal babak kedua, kami harus menarik keluar Koko karena dia cedera,” kata Bernardo Tavares.

Kondisi semakin sulit karena Bruno Moreira juga belum berada dalam kebugaran penuh setelah pulih dari cedera. Meski tetap bermain, kapten Persebaya Surabaya itu disebut belum memiliki stamina ideal untuk membantu tim selama 90 menit.

”Kami juga harus menarik Bruno karena dia baru pulih dari cedera, dia tidak memiliki stamina dan ketahanan yang sempurna untuk membantu tim secara penuh, namun dia sudah mencoba berkorban dan kami mengapresiasi itu,” sambung Bernardo Tavares.

Dengan keterbatasan tersebut, Bernardo Tavares harus memindahkan sejumlah pemain ke posisi berbeda demi menjaga keseimbangan permainan. Situasi itu membuat organisasi permainan Persebaya Surabaya sempat terganggu, terutama pada babak kedua.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore