
Ernando Ari begitu kecewa ketika gagal menjalani penalti kontra Vietnam U-23 di final Piala AFF U-23. (Instagram)
JawaPos.com – Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Vietnam U-23 lewat adu penalti di final Piala AFF U-23. Skuad Garuda Muda mendapatkan apresiasi tinggi, walau kalah di turnamen tersebut.
Pada pertandingan final di Rayong Provincial Stadium yang berlangsung tadi malam. Mereka sempat bermain imbang hingga waktu normal. Namun, hal berbeda saat diberlangsungkannya tendangan penalti.
Masing-masing mendapatkan enam kali tendangan penalti. Namun, Ernando Ari, selaku penendang terakhir sekaligus kiper Indonesia, gagal menjalankan tugasnya dengan baik.
Hal tersebut membuat Ernando Ari dihujat habis-habisan oleh netizen. Seperti yang dilansir dari akun TikTok yang menampilkan beberapa komentar-komentar negatif.
“Buat apa sih nendang kiper, pemain lain juga masih ada, 99 persen masyarakat Indonesia kecewa sama lu,” tulis akun cemots_dragon92.
“Sok-sokan nendang penalti,” imbuh akun hardipradana32.
Namun, dari banyaknya netizen yang menghujat, ada pula beberapa dari mereka yang senantiasa mendukung dan membela Ernando.
“Dari awal kagak Ernando tepis juga gak bakalan bisa lanjut sampai 90 menit lebih, tetap semangat Ernando,” unggah akun arjuncebe.
“Kalo yang nendang mah kan disuruh pelatih, terus pemain emang harus ok aja. Nah, ini berarti STY pilih Ernando, bukan dia yang mau nendang,” tambah akun bernama Zafran.
Salah satu mereka bahkan menjelaskan bahwa Ernando bukan yang percaya diri mau nendang, namun memang dari semua pemain, pelatih yang memilih siapa yang akan melakukan penalti. Kegagalan Ernando membuat Indonesia harus puas menjadi runner-up setelah kalah penalti 5-6 (0-0).
Walau gagal mengulang memori 2019, tapi setidaknya ada pembelajaran yang dapat dipetik. Garuda Muda kini tak lagi dianggap remeh lawan, dan mereka membuktikan itu ketika melibas Thailand, dan mengimbangi Vietnam hingga adu penalti.
