
BUKTI PRESTASI: Subiyantoro (kanan) dan Beny Kurniawan memegang dua trofi Persik di Mes Persik Kediri, Jumat (29/11) Bangga-CEO Persik Kediri Subiyantoro(kanan) dan manajer Persik Kediri Beny Kurniawan memegang piala Persik Juara 1 Liga bank mandiri 2003
JawaPos.com - Lemari itu berdiri ”angkuh” di ruang tamu. Di depan pintu masuk. Seperti hendak mengabarkan kepada siapa pun yang datang tentang kisah kejayaan Persik Kediri.
Di dalam lemari itu memang tersimpan rapi piala-piala yang pernah diraih kesebelasan berjuluk Macan Putih tersebut. Yang paling mentereng tentu dua piala penanda Persik juara Liga Indonesia.
Gelar yang direngkuh tim yang bermarkas di tepi Kali Brantas tersebut pada musim 2003 dan 2006. Di dalam lemari itu juga tersimpan dua piala juara kompetisi kasta kedua yang didapatkan oleh Persik pada musim 2002 dan 2019.
Terdapat pula piala juara Liga 3 musim 2018 dan lima lambang supremasi juara Piala Gubernur Jawa Timur. Bersama dengan Persela Lamongan, Persik tercatat sebagai pengoleksi gelar terbanyak Piala Gubernur Jawa Timur. Dan, piala-piala itu paling banyak diraih Persik dalam rentang 2002 hingga 2008. Masa ketika tim dari Kota Tahu tersebut begitu disegani di belantika sepak bola Indonesia.
”Kami tempatkan di sini sebagai penanda untuk mengenang kehebatan Persik. Bagaimanapun, kami tidak pantas dan tidak boleh melupakannya,” kata CEO Persik Subiyantoro.
Dan, lemari itu menempati salah satu ruang di Mes Persik yang berlokasi di Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, Kediri. Mes yang menyatu dengan kantor Persik. Kantor menempati bagian depan kiri mes. Sedangkan di sisi kanan terdapat ruang pertemuan pemain. Dua ruangan itu mengapit ruang tamu tempat lemari penyimpan piala-piala berdiri.
Di belakang ruangan-ruangan tersebut barulah terdapat enam kamar yang berukuran besar, tempat penggawa Persik beristirahat. Di bagian lebih belakang ada ruang makan, tempat ibadah, dan ruang masak.
”Kami sengaja menyatukan mes pemain dan kantor agar pemain dan pengurus lebih menyatu. Demikian juga dengan piala ini, keberadaannya untuk menjaga spirit kami,” terang Toro, sapaan Subiyantoro.
Mes Pemain dan kantor tersebut merupakan ”tempat baru”. Sudah hampir sembilan tahun ini mes pemain berpindah dari lokasi lama yang berjarak 100 meter di timur mes baru. Mes tempat pemain-pemain yang dulu mengantarkan Persik menjuarai Liga Indonesia musim 2003 dan 2006 telah bersalin rupa menjadi kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kediri.
Selain Stadion Brawijaya, Kediri, yang tak banyak berubah, di lemari tempat menyimpan piala-piala itulah jejak cerita kejayaan Persik masih bisa ditemui. Sebab, Sekretariat Persik di Jalan Diponegoro dan mes pemain yang lama sudah berganti fungsi.
Satu jejak kejayaan Persik lainnya, perumahan pemain Persik di Dadapan, Kecamatan Pesantren, Kediri, juga segera dialihfungsikan menjadi lahan pertanian.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
